15 February 2022, 15:57 WIB

SehatQ Siap Luncurkan Dua Layanan Kesehatan Baru di Tahun 2022


Eni Kartinah |

PERUSAHAAN yang menyediakan layanan kesehatan berbasis teknologi, SehatQ, terus berupaya meningkatkan pelayanan guna memfasilitasi kebutuhan individu dan perusahaan.

Saat ini, SehatQ tengah mempersiapkan dua layanan kesehatan baru yang akan diluncurkan di tahun 2022 ini.

Layanan pertama yang akan dihadirkan adalah telemed cashless. Layanan ini dikhususkan untuk pengguna asuransi atau karyawan yang mendapatkan benefit kesehatan dari perusahaan.

Dengan layanan ini, pengguna dapat menggunakan asuransi atau benefit kesehatannya untuk berkonsultasi dengan dokter secara online melalui aplikasi atau situs SehatQ.

Selain tidak perlu melakukan perjalanan ke rumah sakit, layanan telemed cashless ini pun akan memudahkan pengguna saat bertransaksi di platform SehatQ.

Untuk menggunakan fitur ini, pengguna cukup memasukkan nomor kartu atau kepesertaan di platform SehatQ saat konsultasi pertama. Selanjutnya, nomor kartu tersebut dapat disimpan di akun pengguna untuk memudahkan konsultasi berikutnya.

“Selain memberikan kemudahan pada individu, layanan telemed cashless juga memberikan keuntungan pada asuransi atau perusahaan yang mengelola benefit kesehatan karyawannya secara mandiri," jelas kata Chief Commercial Officer SehatQ, Andrew Sulistya dalam keterangan pers, Selasa (15/2).  

"Layanan ini akan membantu mengurangi jumlah klaim rasio. Hal ini dikarenakan harga konsultasi dokter di SehatQ lebih terjangkau dibanding rumah sakit,” kata Andrew.

Layanan telemed cashless saat ini sedang dalam tahap pengembangan. Fase pertama berupa fasilitas telekonsultasi cashless dapat dinikmati pengguna pada Maret 2022.

Di fase berikutnya, pengguna tak hanya bisa berkonsultasi, tetapi juga membeli obat yang diresepkan dokter secara cashless.

Layanan kedua yang tengah dipersiapkan SehatQ adalah Administration Service Only (ASO). Tujuan layanan ini adalah membantu perusahaan dalam mengelola benefit kesehatan karyawannya.

"Melalui layanan ASO SehatQ, perusahaan akan dipermudah dalam hal pendaftaran keanggotaan, pengaturan rencana dan benefit kesehatan, hingga pemrosesan klaim," jelasnya.

Meski terkesan mirip, layanan ini berbeda dengan asuransi pada umumnya. Perbedaan itu terletak pada fleksibilitasnya.

Paket kesehatan yang diberikan asuransi umumnya tidak bisa diubah. Jadi, perusahaan harus mengikuti plan yang diberikan pihak asuransi.

Sementara, melalui ASO SehatQ, perusahaan dapat mengatur dan memilih sendiri produk kesehatan yang akan dimasukkan dalam benefit kesehatan untuk karyawan.

Selain produk kesehatan, perusahaan bahkan bisa menentukan syarat dan ketentuan benefit kesehatan yang diberikan untuk karyawan. Mulai dari batasan usia peserta, jumlah anak peserta yang ditanggung perusahaan, dan sebagainya.

“Layanan ASO SehatQ memberikan keleluasaan pada perusahaan untuk mengelola jaminan kesehatan karyawan,"  kata founder SehatQ, Linda Wijaya.

 "Besaran ASO fee, atau disebut premi dalam asuransi, yang harus dikeluarkan bahkan bisa diatur sesuai keperluan dan kapasitas perusahaan. Hal ini membuat biaya ASO SehatQ lebih terjangkau dibanding asuransi.” jelas Linda.

Karyawan nantinya dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan yang diberikan perusahaan di rumah sakit yang bekerja sama dengan ASO SehatQ.

"Selain di rumah sakit rekanan, peserta juga bisa menggunakan layanan kesehatan di situs atau aplikasi SehatQ, misalnya konsultasi online dengan dokter," tutur Linda.

Rencananya, layanan ASO atau Administration Service Only SehatQ akan diluncurkan di akhir tahun 2022 ini. (Nik/OL-09)

BERITA TERKAIT