12 February 2022, 19:35 WIB

Teleskop Webb Saksikan Bintang Pertamanya dan Mengambil Selfie


Mediaindonesia.com |

TELESKOP Luar Angkasa James Webb telah melihat bintang pertamanya, bahkan mengambilnya dengan selfie. NASA mengumumkan itu pada Jumat (11/2).

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari proses selama berbulan-bulan untuk menyelaraskan cermin emas besar observatorium yang diharapkan para astronom mulai mengungkap misteri awal semesta pada musim panas ini.

Gambar pertama yang dikirim kembali dari kosmos jauh dari menakjubkan. Sebanyak 18 titik putih buram dengan latar belakang hitam. Semua menunjukkan objek yang sama yaitu bintang terang HD 84406 yang terisolasi di konstelasi Ursa Major.

Namun sebenarnya itu merupakan tonggak utama. Sebanyak 18 titik ditangkap oleh cermin utama sebagai 18 segmen individu. Gambar tersebut sekarang menjadi dasar untuk menyelaraskan dan memfokuskan potongan heksagonal tersebut.

Cahaya memantul dari segmen ke cermin sekunder Webb, objek bulat yang terletak di ujung boom panjang, dan kemudian ke instrumen Near Infrared Camera (NIRCam) sebagai perangkat pencitraan utama Webb.

"Seluruh tim Webb sangat gembira melihat seberapa baik langkah pertama pengambilan gambar dan penyelarasan teleskop berjalan," kata Marcia Rieke, peneliti utama untuk instrumen NIRCam dan profesor astronomi, University of Arizona, dalam pernyataan. "Kami sangat senang melihat cahaya itu masuk ke NIRCam."

Proses pengambilan gambar dimulai pada 2 Februari. Webb menunjuk pada posisi berbeda di sekitar lokasi prediksi bintang.

Meskipun pencarian awal Webb mencakup area langit yang kira-kira sama dengan ukuran Bulan purnama, titik-titik itu semua terletak di dekat bagian tengah. Ini berarti observatorium sudah berada pada posisi yang relatif baik untuk penyelarasan akhir.

Untuk membantu proses tersebut, tim juga mengambil selfie tetapi tidak melalui kamera yang dipasang secara eksternal melainkan melalui lensa khusus pada NIRCam. NASA sebelumnya mengatakan selfie tidak mungkin dilakukan, jadi berita itu datang sebagai bonus sambutan bagi penggemar luar angkasa.

"Saya pikir reaksinya cukup banyak," Lee Feinberg, manajer elemen teleskop optik Webb, mengatakan kepada wartawan dalam telepon. Ia menjelaskan bahwa tim tidak yakin untuk mendapatkan gambar seperti itu hanya dengan menggunakan cahaya bintang.

Observatorium senilai US$10 miliar diluncurkan dari Guyana Prancis pada 25 Desember dan sekarang berada di orbit yang sejajar dengan Bumi mengelilingi Matahari, satu juta mil (1,5 juta kilometer) dari planet kita, di wilayah ruang yang disebut titik Lagrange kedua. 

Webb akan memulai misi sainsnya pada musim panas, yang mencakup penggunaan instrumen resolusi tinggi untuk mengintip kembali ke masa 13,5 miliar tahun ke generasi pertama galaksi yang terbentuk setelah Big Bang.

Cahaya tampak dan ultraviolet yang dipancarkan oleh objek bercahaya pertama telah diregangkan oleh ekspansi semesta. Pada hari ini bentuknya inframerah. 

Baca juga: Mengenal Sistem Tata Surya dan Urutan Planet

Untungnya Webb dilengkapi untuk mendeteksi dengan kejelasan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Misinya juga mencakup studi tentang planet-planet yang jauh, yang dikenal sebagai eksoplanet, untuk menentukan asal, evolusi, dan kelayakhuniannya. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT