23 December 2021, 18:59 WIB

Ini Asal Mula Istilah HODL di Dunia Kripto


Budi Ernanto |

SETIAP orang yang terjun ke dunia kripto pasti sering mendengar istilah HODL. Tapi pasti banyak yang belum tahu awal mula kemunculannya.

Seperti dilasir dari situs Zycrypto, HODL awalnya bukanlah sebuah singkatan, tapi memang berasal dari kata hold (kosa kata Bahasa Inggris) yang dalam dunia investasi (umumnya saham) ialah posisi tidak menjual atau terus memegang aset yang sudah dibeli.

Tapi, seseorang pada 2013 rupanya salah menuliskannya di sebuah forum bernama BitcoinTalk.

Saat itu, seorang anggota BitcoinTalk bernama GameKyuubi yang tengah mabuk akibat mengonsumsi minuman beralkohol, menerbitkan artikel mengenai aksi para trader dan banyaknya para investor pemula. Dia juga mengatakan tidak akan menjual bitcoin yang dia punya walau harga naik atau sebaliknya. 

Karena dalam kondisi setengah sadar, akibatnya dia membuat artikel berjudul I am Hodling. Gamekyuubi sadar dengan kesalahan itu dan dia mengatakan telah berusaha mengoreksinya tapi gagal.

"Saya mengetik ju dul i tu dua kali karena saya tahu i tu salah. Tapi, tetap saja salah," kata Gamekyuubi mengomentari kesalahannya dan tetap dengan ketikan yang salah.

Menurut Gamekyuubi, dirinya memilih tidak menjual bitcoin karena minim pengalaman di dunia kripto. "Karena saya adalah trader yang buruk dan saya tahu itu. Trader profesional bisa melihat batas atas dan bawah. Dalam zero-sum game seperti ini, para trader akan mengambil uang anda jika anda menjual (aset anda)," sambung dia.

Baca juga: Luar Biasa, Pasangan Indonesia Jadikan Bitcoin Sebagai Mas Kawin

Setelah artikel itu dipublikasikan, tidak butuh waktu lama untuk kemudian menjadi bahan ledekan. Tercatat I am Hodling sejak 8 tahun lalu telah dibaca 794 ribu kali.

Pada 2013, bitcoin memang sebuah aset yang bikin heboh karena pada awal tahun dibuka dengan harga 13,28 dolar AS (sekitar Rp189 ribu dengan kurs saat ini Rp14.300) dan hanya dalam waktu 4 bulan melonjak menjadi 230 dolar AS (Rp3.289.000). Setelahnya terkoreksi menjadi 68 dolar AS (Rp972 ribu).

Trader berpengalaman benar-benar menikmati cuan kala itu. Sedangkan mereka yang awam, kebingungan dengan banyaknya sentimen.

Bagi yang sudah memiliki bitcoin dan memilih untuk mempertahankannya hingga 2021, kini pasti tengah menikmati keuntungan hingga puluhan ribu persen. Zycrypto menyebutkan MicroStrategy, perusahaan penyedia solusi bisnis asal AS, adalah salah satu investor yang menerapkan prinsip HODL. Mereka ogah menjual dan mimilih untuk terus mengakumulasi aset yang dibeli. (R-3)

BERITA TERKAIT