22 December 2021, 17:14 WIB

Xynexis Terus Berinovasi Membangun Keamanan Siber di Indonesia


mediaindonesia.com |

PT Xynexis Internasional yang bergerak dalam bisnis keamanan siber di Indonesia sejak 2005, berturut turut dalam 4 tahun belakangan ini mendapat nominasi penghargaan Top Digital Award yang diselenggarakan majalah IT nasional - IT Works.

Melalui serangkaian proses penjurian yang memakan waktu sekitar tiga bulan, akhirnya para pemenang, peraih bintang Top Digital Awards 2021” diumumkan secara langsung pada 'Puncak Acara Penghargaan Top Digital Awards 2021' yang berlangsung di Raffles Hotel Jakarta, Selasa (21/12) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang dibagi dalam dua sesi, pagi dan sore hari.  

Sejumlah pimpinan kementerian, lembaga/badan, kepala pemerintah daerah, wali kota, serta IT manager dari berbagai perusahaan hadir dalam acara ini untuk menerima penghargaan.

Meraih penghargaan berturut turut, tentu Xynexis sangat mengapresiasi setinggi-tingginya kepada IT works yang sudah memilih Xynexis dan juga saya dalam dua penghargaanyang kami terima dan  juga menjadi inspirasi kami untuk kedepan menjadi lebih baik lagi," ujar Eva Noor, CEO PT Xynexis Internasional dalam keterangan pers, Rabu (22/12).

"Xynexisselama ini berfokus pada membangun keamanan digital. Selama hampir dua dekade, kami telah berkomitmen untuk memerangi musuh dalam segala bentuknya dan memastikan bahwa organisasi dan industri di Indonesia bisaterlindungi," jelasnya.

"Tapi Tahun Depan akan menjadi special karena Xynexis akan membangun ekosistem di area digital melalui beberapa bisnis unitnya," kata Eva.

Dari sisi entrepeneur, Eva berharap ke depan juga bisa memberi dan menularkan pada para generasi muda bangsa mengajak bekerja keras dengan kemampuannya, terutama dibidang IT agar bisa mencapai sesuatu yang diinginkan.

Rencana nya ke depan, Xynexis akan selalu mengeluarkan banyak inovasi yang akan dilakukan dengan unit bisnisnya.

Xynexis punya unit bisnis yang bernama Ignite yang akan membuka dua program, yaitu penelitian yang bekerjasama dengan beberapa universitas dan akademisi, serta program startup inkubator yang mengajak para anak muda atau mahasiswa dalam kajian lab khusus bekerjasama dengan BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara),” papar Eva.

Ia juga berharap dapat membangun terciptanya ekosistem dari kemanan digital untuk membantu perusahaan dan organisasi pemerintah dalam dunia keamanan siber.

Selain Ignite yang menjadi sevice unit bisnis usaha Xynexis, ada Noosc Security Global yang membantu perusahaan perusahaan menciptakan ekosistem dalam membangun keamanan siber dengan  mengelola dan memonitor keamanan siber diperusahaan atau organisasi pemerintahan.

“Xynexis punya SOC yang termasuk paling awal di Indonesia dan membangun SOC di Indonesia. Noosc adalah unit usaha yang bergerak di area security  dimana tiap perusahaan dan organisasi pemerintahan punya banyak tantangan dasi sisi operasi," tuturnya.

"Di situlah bidang Noosc membantu menerapkan deteksi, pencegahan, dan respons ancaman yang ketat di seluruh ekosistem TI,” jelas Eva.

Sementara unit bisnis Ignite lebih pada area bisnis yang menangani talent development diperusahaan-perusahaan dan organisasi pemerintahan.

Program yang dijalani Ignite antara lain meliputi Training,Executive Development hingga Cybersecurity Awarness Program.

Selain Ignite dan Noosc, Xynexis juga memiliki unit bisnis baru yang bernama Haxtech.

“Haxtech adalah unit bisnis yang memiliki area bisnis pada digital engagement dan transformation. Unit usaha ini membantu perusahaan melakukan digital transformasi dalam ranah strategi perusahaan,jelas Eva.

Xynexis, menurut Eva Noor, tidak melulu berpikir hanya ruang lingkup orientasi di bisnisnya saja. Xynexis juga berpikir bagaimana eksis dalam bidang sosial di ranah komunitas IT.

Born to Protect adalah salah satu program yang bersifat sosial yang bertujuan mencari anak anak muda dikampus kampus seluruh Indonesia, yang fokus di bidang IT dan diperkenalkan pada dunia industri serta dipersiapkan menjadi tenaga handal di perusahaan perusahaan yang membutuhkan bekerja sama dengan Kemenominfo, BSSN, dan universitas.

Selain program Born to Protect, Xynexis juga terlibat membangun Indonesia Women Cyber Security  (IWCS) yang bertujuan membangun calon calon pemimpin perempuan di area kemanan digital.

“Dua program sosial non profit itu adalah bagian dimana Xynexis ingin terus memberi kontribusi pada masyarakat untuk memajukan generasi muda dan perempuan Indonesia bisa berperan pada dunia digital yang makin pesat perkembangannya,” ujar Eva. (RO/OL-09)

 

 

BERITA TERKAIT