10 November 2021, 05:30 WIB

Ini 6 Alternatif Pengganti Microsoft Office


Kevino Dwi Velrahga |

MICROSOFT Office merupakan office suite yang masih menjadi pilihan utama banyak orang dalam melakukan pengolahan kata, presentasi digital, penghitungan dengan spreadsheet, dan tugas digital lainnya yang dapat membantu produktivitas kerja.

Namun, ada kalanya Anda akan membutuhkan aplikasi alternatif selain Microsoft Office mengingat mahalnya biaya berlangganan aplikasi tersebut. Berikut ada 6 aplikasi alternatif yang bisa Anda gunakan secara gratis.

1. Google Workspace

Google Workspace menjadi salah satu alternatif populer yang bisa dipilih karena datang dari salah satu kompetitor Microsoft yang terbesar yakni Google. 

Baca juga: Ini Pengertian Literasi Digital dan Pentingnya bagi Pelajar

Google menawarkan layanan yang gratis dan mendukung banyak aplikasi yang mirip dengan milik Microsoft, seperti Google Docs, Slides, Sheets, dan Drawing. Seluruh data AKAN disimpan dalam layanan cloud milik Google yaitu Google Drive.

Sebagai tambahan, Google juga memiliki aplikasi seperti Google Forms, Google Classroom, Google Calendar, serta integrasi dengan layanan pihak ketiga sperti Zoho, LucidChart, Slaack, dan lain-lain.

2. LibreOffice

LibreOffice adalah projek open-source yang didirikan The Document Foundation, yang awalnya merupakan bagian dari alternatif Office lain, OpenOffice. LibreOffice bisa berjalan di Windows, Mac, dan Linux dan tentunya gratis. 

Perlu diingat aplikasi ini bersifat open-source. Artinya, aplikasi ini tidak menyediakan asistensi maupun support.

3. iWork

Para pengguna Mac tentu tidak asing dengan aplikasi ini. iWork menyediakan alternatif untuk aplikasi utama Microsoft Office seperti Pages (pengganti Word), Numbers (pengganti Excel), dan Keynote (pengganti PowerPoint).

Aplikasi ini sebelumnya hanya bisa diakses menggunakan Mac. Namun, sekarang sudah tersinkronisasi dengan iCloud sehingga bisa digunakan di iPad dan iPhone. Seluruh tipe file Microsoft juga sudah disesuaikan sehingga bisa dijalankan dengan iWork.

4. WPS Office

Salah satu rangkaian aplikasi produktivitas yang banyak digunakan adalah WPS Office, yang merupakan singkatan dari Writer, Presentation, Spreadsheets. 

Aplikasi ini bisa digunakan di Windows, Linux, Android, dan perangkat buatan Apple yang paling baru. 

Ketika menggunakan WPS versi gratis, akan ada beberapa iklan ketika dibuka, namun tidak mengganggu proses pengetikan. WPS juga menyediakan cloud gratis sebesar 1GB.

5. FreeOffice

Sesuai namanya, aplikasi ini bisa menggantikan Office gratis. Layout aplikasinya ada yang modern dan klasik, keduanya dibuat mirip dengan Microsoft Office. 

Ada juga versi berbayarnya untuk fitur yang lebih banyak, namun versi gratisnya pun sudah cukup untuk digunakan.

6. Polaris Office

Polaris Office dikembangkan oleh Intraware dan awalnya dirilis pada Maret 2014. Ini adalah office suite gratis yang tersedia untuk Android, iOS, Windows dan macOS. 

Polaris Offiece tampaknya menjadi suite populer di antara bisnis dan digunakan oleh orang-orang seperti Amazon dan Samsung.

Meskipun versi gratisnya sangat murah hati, ada versi bisnis yang dapat Anda tingkatkan versinya. Untuk menanyakan tentang biaya, Anda perlu mengirimkan Polaris ‘Formulir Permintaan Pembelian’ yang dapat ditemukan di situs web mereka.

Dengan suite canggih ini, Anda dapat mengedit berbagai format file termasuk PPT, XLS, DOCX, dan HWP. 

Saat akun Anda disinkronkan di antara perangkat Anda, Anda akan dapat mengedit dan membuat dari mana pun Anda berada. Semua data Anda dijamin oleh Amazon Web Services (AWS).

Dengan edisi terbaru Polaris Anda sekarang dapat mengonversi dan mengedit dokumen PDF. 

Pengguna juga dapat mengonversi file suara dan gambar ke dokumen jika diperlukan. Suite ini mendukung beberapa bahasa yang berbeda seperti Prancis, Jerman, Korea, Inggris, dan Rusia.

Satu-satunya kritik yang nyata ada di Polaris adalah banyaknya iklan pada edisi gratis yang cukup mengganggu penggunannya. (OL-1)

BERITA TERKAIT