14 October 2021, 23:57 WIB

Pemerintah Dorong Digitalisasi UMKM, Netizen Suarakan #UMKMGoDigital di Media Sosial 


Mediaindoensia.com | Teknologi

NETIZEN atau warganet mendukung langkah pemerintah untuk mendorong digitalisasi UMKM dalam rangka memudahkan para pelaku UMKM memasarkan atau menjual produknya. Dukungan netizen terhadap digitalisasi UMKM terlihat dari tagar #UMKMGoDigital dan keyword _Jokowi Dorong E-Commerce_ menjadi trending topik twitter, Kamis (14/10) siang. Tagar #UMKMGoDigital dan keyword _Jokowi Dorong E-Commerce_ ini telah ditwit masing-masing oleh belasan ribu warganet.  

Tokoh Muda NU Mohamad Guntur Romli mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang mendukung dan memberikan ruang penuh kepada UMKM untuk memanfaatkan digital dalam mengembangkan usahanya. Digitalisasi UMKM ini, menurut Guntur tidak terlepas dari peran dari Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Johnny G Plate. 

“Jokowi Dorong E-commerce,” tulis Guntur Romli dalam akunnya @GunRomli. 

Sementara akun twitter @myozhyme menilai pemerintah telah bertindak proaktif di tengah pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan digital untuk membantu pelaku UMKM. Apalagi Presiden Jokowi telah meminta OJK dan dunia usaha untuk membantu digitalisasi UMKM. 

Baca juga : Ramai-ramai Ajak Vaksinasi, Tagar #VaksinPulihkanNegeri Jadi Trending Topic

“Gelombang digitalisasi yang dipercepat oleh pandemi Covid-19 hrs disikapi pemerintah dengan cepat dan tepat. Momentum ini harus dimanfaatkan dengan membangun ekosistem keuangan digital yang kuat dan berkelanjutan. Jokowi Dorong E-commerce,” ciut @ myozhyme. 

Netizen atas nama Willona mendukung Presiden Jokowi yang telah membuka ruang perdagangan digital yang diharapkan memberdayakan UMKM. 

“Presiden @jokowi  menegaskan perdagangan digital harus diarahkan untuk dapat memberdayakan dan mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” tulis Willona dalam akun @willona_007. 

“Pandemi Covid-19 mengubah perilaku konsumen secara radikal. Pola konsumsi barang dan jasa dari (offline) ke (online) meningkat, memaksa pelaku usaha untuk menyesuaikan dengan kondisi dan bertranformasi secara digital,” ciut akun twitter @quintta1217. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT