06 October 2021, 11:14 WIB

Kongres AS Diminta Keluarkan Undang-Undang Soal Facebook


Basuki Eka Purnama | Teknologi

SEORANG mantan karyawan Facebook, Selasa (5/10), mengatakan bahwa raksasa media sosial itu menyebabkan perpecahan, berbahaya bagi anak-anak dan harus diatur.

Frances Haugen, mantan karyawan Facebook itu, bebricara di Capitol Hill setelah dia membocorkan hasil penyelidikan internal Facebook ke pihak berwenang dan surat kabar The Wall Street Journal.

"Saya yakin Facebook melukai anak-anak, memicu perpecahan, dan melemahkan demokrasi kita," ujar Haugen.

"Kongres harus bertindak karena masalah Facebook ini tidak akan selesai tanpa bantuan Anda," lanjutnya.

Baca juga: Telegram Mengaku Dapat 70 Juta Pengguna Baru Saat Facebook Down

Dalam kesaksiannya, Haugen menggarisbawahi kekuatan media sosial yang diakses miliaran orang setiap harinya itu.

Dia juga menggarisbawahi bahwa Facebook memicu gangguan pola makan, body-shaming, dan rasa rendah diri, terutama pada kelompok remaja.

"Enam puluh tahun dari sekarang akan ada perempuan yang memiliki tulang remah karena pilihan yang dibuat Facebook pada hari ini," ujar Haugen mengacu pada akibat gangguan pola makan.

Haugen mengatakan hal itu kurang dari seharu setelah Facebook, Instagram, dan Whatsapp down selama 7 jam, memoengaruhi jutaan penggunanya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT