30 September 2021, 14:48 WIB

Mandaya Hospital Hadirkan Rumah Sakit Pintar


Siswantini Suryandari | Teknologi

DI tengah kemajuan teknologi informasi, lahirnya layanan-layanan pintar yang mengandalkan teknologi digital untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Demikian juga di bidang kesehatan, sudah dimulai layanan pendaftaran pasien secara digital, konsultasi dengan dokter secara digital dan sebagainya.  

Mandaya Royal Hospital Puri (MRHP) Jakarta, rumah sakit yang mengandalkan teknologi kesehatan dari Royal Philips untuk meningkatkan pengalaman akses layanan kesehatan bagi pasien dan praktisi kesehatan. MRHP ingin mewujudkan rumah sakit pintar.

Untuk mewujudkan rumah sakit pintar, MRHP dan Royal Philips membuat kesepakatan mencakup teknologi pencitraan dan terapi dengan panduan gambar pertama di Indonesia, integrasi solusi informatika dan solusi pemantuan terkoneksi untuk mendukung pemberian perawatan klinis yang terdepan.

baca juga: Teknologi Digital

Kemitraan ini juga mencakup solusi Philips’ Ambient Experience, teknologi yang dirancang menggunakan pencahayaan dinamis, proyeksi dan suara untuk meningkatkan pengalaman pasien dan staf. Kerja sama ini didukung oleh Badan Kredit Ekspor Belanda di Indonesia.

"Merupakan kehormatan bagi Philips untuk bermitra dengan Mandaya Royal Hospital Puri dan dapat mendukung visinya yang progresif bagi masa depan pelayanan kesehatan," kata Pim Preesman, Presiden Direktur Philips Indonesia, saat pembukaan Mandaya Royal Hospital Puri di Jakarta Barat, Rabu (30/9).

"Kami terus bekerja untuk meningkatkan perawatan pasien, tidak hanya dengan menyediakan solusi terbaru dan tercanggih, tetapi juga membuat pekerjaan tenaga kesehatan lebih cepat, akurat, dan lebih efisien. Para pasien Mandaya akan dapat merasakan beberapa teknologi paling inovatif dari Philips," lanjutnya.

Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI Prof Abdul Kadir yang ikut hadir dalam peresmian rumah sakit pintar MRHP mengatakan saat ini sudah waktunya akselerasi digitalisasi layanan kesehatan. Menurutnya di tengah generasi milenial, sudah saatnya dilakukan digitalisasi layanan kesehatan. (N-1)

 

BERITA TERKAIT