29 September 2021, 16:52 WIB

Netflix Akuisisi Studio Gim Video Pertama


Mediaindonesia.com | Teknologi

NETFLIX mengumumkan akuisisi studio gim video pertamanya. Perusahaan streaming itu memperluas kerajaan hiburannya dengan ekspnasi ke sektor gim yang menguntungkan.

Perusahaan mengumumkan pada Selasa (28/9) bahwa mereka telah membeli Night School Studio yang berbasis di California. Studio ini paling dikenal sebagai pencipta gim thriller paranormal Oxenfree.

Netflix telah menunjukkan niatnya untuk menjelajah ke gim video pada Juli, mengincar potensi hit berdasarkan alur cerita serial TV populer. "Keunggulan artistik dan rekam jejak Night School menjadikan mereka mitra yang tak ternilai saat kami membangun kemampuan kreatif dan perpustakaan gim Netflix bersama-sama," kata perusahaan.

Salah satu pendiri Night School, Sean Krankel, mengatakan dalam suatu posting blog bahwa itu merupakan kehormatan menjadi pengembang gim pertama yang bergabung dengan Netflix. "Netflix memberi film, TV, dan sekarang pembuat gim untuk membuat dan memberikan hiburan luar biasa kepada jutaan orang," tulisnya.

Netflix telah memberi sinyal bahwa akses ke gim yang dikembangkannya akan dimasukkan dalam keanggotaan pelanggan. Raksasa streaming itu mengatakan pada Agustus bahwa mereka memulai pengujian terbatas pada kemampuan gimnya. Pengguna Android di Polandia dapat mencoba dua gim berdasarkan seri horor Stranger Things.

Ekspansi Netflix ke gim video muncul karena tampaknya mencapai titik jenuh di Amerika Serikat dalam hal jumlah rumah tangga yang dapat dijangkau. Perusahaan telah secara terbuka mengatakan bahwa mereka bersaing dengan gim terkenal seperti Fortnite untuk hiburan online orang-orang. 

Baca juga: Kompetisi Hackathon 2021 Upaya Tingkatkan Kualitas IT BPJS Kes

Analis pun menyarankan gim dapat membantu menarik pelanggan baru. Pasar gim global sekarang melebihi US$300 miliar, menurut studi April oleh perusahaan konsultan Accenture. Netflix telah merekrut veteran gim video yaitu Mike Verdu dari Facebook untuk memimpin tim gimnya. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT