26 August 2021, 11:16 WIB

Youtube Hapus 1 Juta Video Misinformasi Covid-19


Basuki Eka Purnama | Teknologi

YOUTUBE, Rabu (25/8), mengatakan telah menghapus lebih dari 1 juta video yang berisi misinformasi berbahaya mengenai covid-19 sejak awal pandemi.

Pernyataan dari platform berbagi video milik Google itu muncul saat platform media sosial diserang politisi karena dianggap gagal menghentikan penyebaran informasi salah dan berbahaya mengenai covid-19 dan hal lainnya.

Youtube, dalam blog mereka, mengatakan mengandalkan konsensus pakar kesehatan, termasuk Pusat Pengedalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengevaluasi video.

Baca juga: AS Rencanakan Suntikan Penguat Covid dengan Jeda Enam Bulan

"Kebijakan kami adalah menghapuskan video yang bisa menyebabkan kerusakan nyata di dunia," ujar Chief Product Officer Youtube Neal Mohan.

"Sejak Februari 2020, kami telah menghapus lebih dari 1 juta video yang berisi informasi covid-19 karena tidak benar atau hoaks."

"Di tengah pandemi global, semua pihak harus dilengkapi dengan informasi terbaik untuk memastikan diri mereka dan keluarga mereka aman," lanjutnya.

Youtube mengaku tengah mempercepat proses penghapusan video.

Mohan mengatakan, saat ini, Youtube menghapus hampir 10 juta video per kuartal dan mayoritas video itu hanya ditonton kurang dari 10 kali.

"Penghapusan cepat selalu penting namun kami menyadari itu tidak cukup. Yang terpenting adalah meningkatkan jumlah informasi yang baik sembari menekan informasi yang buruk," tegas Mohan.

"Ketika Anda mencari informasi, kami akan memastikan Anda mendapatkan informasi berdasarkan kualitas bukan berdasarkan nilai sensasi informasi itu," lanjutnya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT