16 August 2021, 23:46 WIB

Jumlah Pengguna Domain .id Tertinggi di ASEAN


Budi Ernanto | Teknologi

PENGELOLA Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) mencatatkan sejarah baru dalam pertumbuhan jumlah nama domain .id. Per 31 Juli 2021 jumlah pengguna domain .id berada di angka 534.876, data tersebut menunjukan bahwa domain .id sukses melampaui jumlah pengguna domain milik Vietnam (.vn) yang selama ini mendominasi ASEAN.

Adapun domain .vn tercatat per akhir Juli 2021 berada di angka 531.672. Raihan tersebut bisa dianggap sebagai sumbangsih Pandi dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76. 

Gunawan Tyas Jatmiko selaku Deputi Bidang Pengembangan Bisnis, Marketing dan Kerjasama menuturkan bahwa catatan itu bukan perkara mudah untuk dicapai. Apalagi ada pandemi covid-19 yang membuat daya beli masyarakat menurun drastis.

"Saat ini kompetitor kita yang menjadi pesaing berat adalah Vietnam (.vn) yang sebelumnya menduduki posisi puncak sebagai jawara di ASEAN. Tapi dari statistik yang ada, seperti prediksi kami sebelumnya bahwa di kuartal 3 kami yakin akan bisa menyalip .vn dan ternyata terbukti, saat ini .id menjadi juara di ASEAN dengan mengalahkan .vn," terang Gunawan dalam keterangan resminya, Senin (16/8).

Dari 13 jenis domain .id yang dikelola Pandi, peringkat domain terbanyak masih dipegang oleh .id dengan raihan 205.846, kemudian .my.id di posisi kedua dengan 119.738 dan terakhir .co.id dengan 110.335. 

Heru Nugroho selaku Wakil Ketua Bidang Pengembangan Bisnis, Marketing dan Kerjasama menuturkan bahwa apa yang sudah diraih saat ini tidak lepas dari penetrasi kolaborasi dengan mitra penjualan untuk melakukan kegiatan online maupun offline untuk meluaskan brand awareness nama domain .id. 

"Kami terus merangkul mitra penjualan kami dalam hal ini Registrar untuk bersama sama melakukan kegiatan awareness, sehingga persebarannya lebih luas. Selain itu kami juga bekerjasama dengan mitra di luar bidang IT, sehingga menjadikan Pandi dan .id nya dikenal luas tidak hanya di kalangan IT, namun dikenal oleh seluruh stakeholder, hingga dikenal lembaga kebudayaan dunia, UNESCO yang ikut mempromosikan ke ranah internasional sehingga bisa menaikan citra positif yang berimbas pada peningkatan jumlah pengguna nama domain .id" tutur dia. 

Baca juga: Nama Domain .id semakin Diminati

Data pertumbuhan nama domain se-ASEAN per desember 2020 yang dihuni oleh negara Indonesia, Malaysia, Vietnam, Singapura dan Thailand, terlihat bahwa peningkatan signifikan berasal dari nama domain Indonesia (.id).

Pertumbuhan domain .id sebanyak 37,9% pada tahun 2020, hal ini menjadikan nama domain .id menjadi nama domain yang paling agresif pertumbuhannya di ASEAN dan menjadikan ccTLD dengan pertumbuhan tertinggi di dunia di tahun 2020 menurut data lembaga Riset Eropa, Council of European National Top-Level Domain Registries (CENTR). 

"Intinya, ini adalah hasil kerja keras sebuah team kecil yang hanya terdiri dari enam orang, Miki, Fajar Yugaswara, Chika Hayunigtyas, Ferdi Cahya Abdillah dan Ratih Ayu. Mereka dikordinir oleh Gunawan sebagai Deputi. Secara lintas bidang, dibantu Shidiq Purnama selaku CRO PANDI. Saya bangga pada kinerja mereka dan berharap team tersebut mampu bekerja lebih solid lagi," ungkap Heru. 

Heru mengaku senang berada dalam persaingan domain CCTLD antar negara-negara di ASEAN, apalagi pertumbuhan domain .vn selama ini mendominasi ASEAN. 

"Persaingan sehat ini bisa menjadikan kami Pandi terpacu untuk lebih giat lagi dalam mengelola domain .id, apalagi kita tau Vietnam adalah kompetitor kita yang mendominasi, tapi berkat kerja keras semua pihak, akhirnya kita bisa menyalip Vietnam dan saat ini kita menjadi juara dengan capaian jumlah pengguna domain tertinggi di ASEAN," pungkasnya. (R-3)

BERITA TERKAIT