11 June 2021, 10:27 WIB

EA Mengaku Jadi Korban Peretasan


Basuki Eka Purnama | Teknologi

PRODUSEN gim video Electronic Arts (EA), Kamis (10/6), mengungkapkan bahwa peretas berhasil mencuri source code dan perangkat lunak lainnya dari mereka. Namun, EA menegaskan aksi peretasan itu tidak akan mempengaruhi para aktivitas para gamers.

EA mengakui peretasan itu setelah muncul laporan dari Vice Media bahwa peretas berhasil mengambil kode yang digunakan untuk sejumlah gim termasuk FIFA 21.

"Kami tengah menyelidiki insiden peretasan ke jaringan kami ketika sejumlah source code dan perangkat ringan dicuri," ujar seorang juru bicara EA dalam sebuah pernyataan resmi.

Baca juga: Tawarkan Smartphone Teranyar, Oppo Gandeng E-Commerce dan Operator

"Tidak ada data pemain yang dicuri dan kami menegaskan privasi para pemain tetap terlindungi. Selepas insiden itu, kami meningkatkan keamanan," lanjutnya.

Sebelumnya, Vice melaporkan seorang peretas membanggakan diri berhasil meretas EA dan menjual perangkat lunak yang berhasil didapatkannya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT