01 May 2021, 22:24 WIB

IMS Migrasi ke Sektor Traffic Sistem


Gana Buana | Teknologi

PT Integra Mitra Solusi (IMS), perusahaan distribusi sistem keamanan di Indonesia, mengumumkan kolaborasi dengan Dahua Technology, perusahaan sistem keamanan ternama, untuk menyediakan solusi traffic system. Sistem ini nantinya akan khusus memasarkan produk khusus pada segmen proyek yaitu CCTV dengan kemampuan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Pasalnya, teknologi sistem keamanan telah bertransformasi menjadi bagian krusial dalam kehidupan dan keseharian masyarakat metropolitan di Indonesia. Tidak hanya untuk meminimalisir aksi kriminalitas, namun sistem keamanan juga dapat diandalkan untuk melindungi aset, membantu identifikasi tindak kriminal, hingga mampu memberikan pendeteksian dini bagi penggunanya.

"Dengan 500 lebih mitra bisnis yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, Tahun 2021 menjadi awal bagi PT Integra Mitra Solusi untuk semakin memperkuat jaringan bisnis dan memperluas pasar dengan beragam produk untuk melengkapi sistem keamanan,” kata Eko Hartanto, Founder dan President Director PT IMS baru-baru ini.

Melalui kolaborasi ini, tidak hanya kamera CCTV, IMS juga menghadirkan varian produk lainnya seperti Access Control, X-Ray, Metal Detector, Storage, PAVA System (Public Address & Voice Alarm), yang akan melengkapi seluruh kebutuhan sistem keamanan pada satu kawasan.

"Saat ini, dengan urgensi kebutuhan yang ada pada sistem keamanan di area perkotaan, IMS semakin mantap membidik pasar traffic system dengan membawa teknologi kamera CCTV milik Dahua Technology berfitur canggih,” jelas Eko.

Sementara itu, Dahua Technology memainkan tiga peran dalam kebutuhan traffic system yaitu, Big data, Law Enforcement, dan Speed Detection. Ketiga segmen tersebut memiliki peran dan pasarnya masing-masing.

Sebagai contoh dalam pengelolaan Kota membutuhkan manajemen Big Data, Dahua Technology dapat mendorong solusi penerapan kamera CCTV yang mampu melakukan vehicle counting dan vehicle classification.

Baca juga: Sudah Saatnya Indonesia Terapkan Teknologi 'Smart Building'

"Dengan fitur tersebut pemerintah kota dapat melakukan analisa behavior pengendara mobil / motor dari sebuah tangkapan video pada titik area tertentu (misalnya perempatan) kemudian dilakukan analisis pola pergerakan lalu lintasnya sehingga pemerintah kota mampu mengambil kebijakan yang tepat atas dasar hasil analisa data tersebut,” jelas Eko.

Sedangkan, pada bidang Law Enforcement (Penegakan Hukum) Dahua Technology akan mendorong teknologi kamera CCTV dengan fitur utama yaitu License Plate Recognition yang mampu mengubah data tangkapan gambar menjadi data huruf dan angka untuk dikenali dengan terhubung ke server database plat kendaraan tentunya.

Selain fitur ANPR / LPR, Dahua Technology juga memiliki fitur lainnya yang mampu menganalisa pelanggaran-pelanggaran berkendara seperti melintasi marka jalan, kendaraan melawan arah, pelanggaran lampu lalu lintas, pelanggaran area ganjil / genap, pengemudi tidak menggunakan seat belt, pengemudi menggunakan telepon genggam ketika berkendara, dan masih banyak fitur yang saat ini sedang dikembangkan.

Untuk bidang Speed Detection, Dahua Technology menerapkan penggunaan radar detector yang diintegrasikan dengan kamera traffic. Dengan adanya radar speed detector CCTV dapat mengirimkan data tangkapan kendaraan yang melakukan overspeed kepada ruang pusat komando untuk ditindak lanjuti. Teknologi ini cocok untuk diterapkan pada area jalan tol.

Selain teknologi untuk pasar traffic system, Dahua Technology juga memiliki teknologi serta fitur-fitur AI lainnya yang merupakan fitur mendasar dari sebuah CCTV yaitu fitur People Counting, Metadata, Thermal, Explosion Proof pada kamera CCTV indoor hingga CCTV outdoor seperti PTZ, Video Wall, Command Center yang dapat menjadi solusi untuk kebutuhan proyek sistem keamanan. (R-3)

BERITA TERKAIT