08 April 2021, 23:52 WIB

Toko Token Resmi Jadi Aset Kripto, Tercatat Naik Hingga 3.000%


Ghani NUrcahyadi | Teknologi

ASET kripto lokal Indonesia, Toko Token yang  menyediakan model token hybrid unik serta mengkombinasikan tiap keunggulan dari dua dunia dalam blockchain, yaitu CeFi dan DeFi resmi diperdagangkan di Tokocrypto pada tanggal 7 April 2021 pukul 20.00 WIB.

CEO Tokocrypto Pang Xue Kai mengatakan. TKO Token merupakan solusi yang dibangun untuk market Indonesia agar dapat menjangkau tidak hanya layanan keuangan melainkan bidang lainnya, seperti manajemen rantai pasokan, privasi, perlindungan data, dan karya seni melalui bentuk NFT.  

“Lahirnya TKO merupakan sebuah pencapaian besar bagi kami. TKO dapat menjadi kendaraan yang paling tepat untuk membantu kita mewujudkan potensi yang tidak terbatas yang bisa kita capai melalui teknologi blockchain”, kata Kai dalam keterangan tertulisnya.

Sejak TKO diluncurkan di Launchpad pada 30 Maret 2021 lalu, aplikasi Tokocrypto telah di download sebanyak 46,632 kali di android maupun IOS dengan total registrasi baru sebanyak 9.347 dalam sepekan. 

Pada hari ini dalam IEO nya di Launchpad, TKO berhasil menciptakan rekor baru; 10,5 juta BNB yang setara dengan 4,2 miliar dolar AS serta jumlah partisipan sebanyak 201,406. TKO mengalami kenaikan sebesar kurang lebih 3.000% dalam 30 menit pertama saat listing di Tokocrypto serta menduduki peringkat ke 233 di coinmarketcap.

Baca juga : Iphone Jadi Lemot, Apple Diharuskan Bayar Ganti Rugi di Cile

Toko Token merupakan token dalam jaringan BEP-20, standar token pada Binance Smart Chain yang memungkinkan transaksi berkecepatan tinggi dengan biaya yang rendah. Sementara itu, Total pasokan TKO adalah 500,000,000 dengan harga jual 0,10 USD per TKO. TKO dapat diperdagangkan dengan BIDR, USDT, BTC dan BUSD.

“Dengan teknologi dari BSC yang menawarkan layanan yang andal, murah, cepat dan ramah pengguna memungkinkan Indonesia dengan populasi besar sebanyak kurang lebih 270 juta dapat menikmati sistem keuangan yang setara dengan negara-negara maju. TKO adalah proyek jangka panjang, team yang kami dedikasikan pun khusus, saran saya, hold TKO adalah langkah yang tepat untuk sekarang, mari kita dukung dan kawal bersama," ungkap Kai. 

Founder Evolution Trading Kurnia Bijaksana mengatakan bahwa TKO sebagai pionir proyek De-Fi di Indonesia akan mendapatkan respon yang sangat bagus dari kalangan insan crypto internasional.

“Ini bukan tanpa alasan, saya punya argumen yang cukup kuat di sini. Pertama, Binance Smart Chain telah sukses mendobrak ‘norma’ lama di dunia crypto dan De-Fi. BSC memiliki fee dan kecepatan transaksi yang jauh lebih baik daripada ETH. Lalu BSC memiliki jumlah pengguna yang banyak, dengan pengguna dari Indonesia yang cukup mendominasi” Kata Aksa. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT