17 February 2021, 07:45 WIB

Ponsel 5G Bisa Mengganggu Penerbangan


Atikah Ishmah Winahyu | Teknologi

SEJUMLAH negara di dunia sudah mulai menerapkan layanan 5G. Layanan tersebut dinilai memiliki kecepatan pengunduhan yang lebih cepat dibandingkan 4G. Namun, Otoritas Penerbangan Sipil (DGAC) Prancis memperingatkan bahwa ponsel pintar generasi baru 5G dapat mengganggu instrumen ketinggian pesawat. Oleh sebab itu, mereka merekomendasikan agar posel pintar tersebut harus dimatikan selama penerbangan.

"Penggunaan perangkat 5G di dalam pesawat dapat menyebabkan risiko gangguan yang berpotensi menyebabkan kesalahan dalam pembacaan ketinggian," kata juru bicara lembaga tersebut.

"Fenomena potensial itu disebabkan oleh interferensi sinyal dari sumber frekuensi dekat dengan kekuatan yang serupa atau bahkan lebih tinggi dari altimeter."

"Gangguan ini dapat menyebabkan kesalahan pada instrumen yang sangat kritis selama pendaratan," imbuhnya.

DGAC mengirim buletin tentang masalah ini ke maskapai penerbangan minggu lalu, merekomendasikan bahwa ponsel 5G harus dimatikan sepenuhnya atau dimasukkan ke dalam mode pesawat selama penerbangan.

Sebagian besar negara sejak lama telah mewajibkan untuk mematikan ponsel atau membuat ponsel dalam mode pesawat karena kekhawatiran bahwa jaringan telekomunikasi seluler generasi sebelumnya dapat mengganggu peralatan navigasi dan komunikasi pesawat.

DGAC juga merekomendasikan bahwa jika terjadi gangguan pada peralatan pesawat, awak pesawat segera memberi tahu pengawas lalu lintas udara, yang kemudian dapat memberi tahu pihak berwenang di bandara. Lembaga tersebut juga mencatat bahwa mereka telah menetapkan persyaratan untuk posisi stasiun pangkalan 5G untuk membatasi risiko gangguan saat mendarat di bandara Prancis.

baca juga: Melacak Armada Logistik dengan Andalkan Teknologi GPS

"Kekuatan sinyal dari BTS 5G yang ditempatkan di dekat bandara utama Prancis telah dibatasi," tutur DGAC, yang telah melakukan pengujian tambahan sejak November ketika operator telekomunikasi Prancis diberi lampu hijau untuk mulai meluncurkan layanan 5G.

Badan tersebut terus memantau stasiun pangkalan 5G di sekitar semua bandara Prancis, bekerja sama dengan badan yang bertanggung jawab untuk frekuensi radio. (Straits Times/OL-3)


 

BERITA TERKAIT