12 January 2021, 23:02 WIB

Pengguna Telegram dan Signal Melonjak Usai Kebijakan Baru WhatsApp


Insi Nantika Jelita | Teknologi

UNDUHAN aplikasi pesan Signal dan Telegram melonjak usai WhatsApp mengeluarkan kebijakan baru perihal privasi data. Para pengguna mengunduh dua aplikasi tersebut sebagai alternatif dari WhatsApp.

Aplikasi Signal diunduh sekitar 7,5 juta pengguna secara global melalui App Store dan Google Play dari jangka waktu 6 hingga dan 10 Januari, menurut Sensor Tower. Angka tersebut dilaporkan naik 43 kali lipat dari minggu sebelumnya dan merupakan jumlah pengunggahan tertinggi dalam sejarah aplikasi Signal.

Sementara Telegram, tercatat 5,6 juta unduhan secara global pada pekan lalu, menurut Apptopia.

Lonjakan unduhan kedua aplikasi ini terjadi setelah WhatsApp merilis pembaruan kebijakan privasinya pada 4 Januari. Sejak 2016, WhatsApp telah membagikan data tertentu dengan Facebook. Namun pengguna sebelumnya memiliki kesempatan untuk tidak ikut serta.

Baca juga : WhatsApp: Percakapan Pribadi dan Grup Tetap Dilindungi Enkripsi

Tetapi mulai 8 Februari, pengguna akan diminta di aplikasi untuk menerima persyaratan yang diperbarui untuk terus menggunakan WhatsApp. 

Dalam pernyataan Senin (11/1), WhatsApp mengatakan pembaruan ini tidak memengaruhi privasi pesan yang dikirim ke teman dan keluarga pengguna. 

Mereka mengklarifikasi bahwa pembaruan akan mencakup perubahan terkait pengiriman pesan bisnis di WhatsApp, yang bersifat opsional dan memberikan transparansi lebih lanjut tentang caramengumpulkan dan menggunakan data.

WhatsApp mengatakan data yang dibagikan dengan Facebook digunakan untuk membantu meningkatkan infrastruktur, mempromosikan keselamatan dan keamanan, dan menyempurnakan layanan dengan membuat saran atau mempersonalisasi fitur dan konten. Ini juga dapat mencakup integrasi antara produk bermerek Facebook dan WhatsApp. (CNBC/OL-7)

BERITA TERKAIT