16 July 2020, 15:05 WIB

Hal yang Perlu Diketahui untuk Mendongkrak Inovasi Berbisnis


Mediaindonesia.com | Teknologi

Menjadi seorang pemimpin harus siap dengan segala tantangan. Kondisi yang serba tidak pasti dan cepat berubah membuat setiap pemimpin tidak terkecuali Anda, harus selalu siap untuk berinovasi.

Seorang Pemimpin harus mampu memanfaatkan tantangan atau kondisi terhimpit menjadi peluang bisnis yang cermat dengan taktik dan analisa yang berbasis pada data dan riset yang kuat. Juga dengan kekayaan pengalaman dan jejaring bisnis luas yang dimiliki, lompatan dalam dunia entrepreneurship dapat diraih.

Seperti yang dialami Safitri Siswono, Presiden Direktur PT. Arthaguna Ciptasarana, berlatar belakang sarjana teknik, beliau tidak mengalami kesulitan saat menghadapi pelajaran seperti ekonomi dan keuangan. Namun, pelajaran marketing dan human resource memberi tantangan tersendiri baginya. Untuk memenangkan tantangan tersebut, strategi Fitri adalah ‘mencuri’ ilmu rekan-rekannya,

"Karena teman sekelas saya datang dari berbagai latar belakang, saya perlahan-lahan ‘tertular’ ilmu marketing, finance, dan human resource juga dari mereka. Sekarang, saya jadi punya pandangan yang lebih luas soal proses bisnis,” ungkap alumni MM Business Management Prasetiya Mulya ini.

Kemampuan analytical thinking juga terus diasah guna menghasilkan keputusan bisnis yang kompetitif dalam menghadapi gejolak industri yang tak menentu.

Senior Executive adalah seorang yang mampu memformulasi, mengimplementasi, serta mengevaluasi strategi untuk menciptakan peluang bisnis baru di kemudian hari. Sistem informasi, pemasaran, keuangan, operasional, serta research and development adalah berbagai aspek bisnis yang harus dikelola secara tepat untuk tercapainya kesuksesan sebuah organisasi bisnis.

Dalam mengintegrasikan seluruh aspek tersebut, MM Strategic Management Prasetiya Mulya menawarkan sebuah program komprehensif yang membantu para pemimpin dalam memecahkan berbagai persoalan kompleks perusahaan. 

Sesuai dengan prioritas kepemimpinan, MMSM memberi dua track peminatan yaitu Strategic Innovation yang mempelajari inovasi bisnis lintas industri di Indonesia sembari memperluas jejaring bisnis, dan Global Business Management dimana fokus mempelajari cara mengelola strategi, inovasi, pemasaran Internasional, serta global supply chain.

Pada pertengahan bulan Oktober 2019, Mahasiswa MMSM lakukan riset pasar di Kamboja bertajuk HerbaKOF Project, “Dengan HerbaKOF sebagai brand, mahasiswa diharapkan mempelajari market entry dan mengaplikasikan ilmu dari mata kuliah Global Business Management,” ungkap Fathony Rahman D.B.A yang kini menjabat sebagai Dekan School of Business and Economics Universitas Prasetiya Mulya. Melalui program ini tercetak sosok yang mampu menciptakan berbagai alternatif strategi yang menguntungkan dari segi bisnis, serta memastikan terciptanya competitive advantages jangka panjang.

Pada tingkat Doktoral, peserta didik akan mengembangkan konsep ilmu dan metode bisnis baru baik dalam manajemen atau kewirausahaan dengan mengedepankan inovasi-inovasi proses bisnis masa kini. 

“Penekanan penyelenggaraan program Doktoral ini adalah pada hasil penelitian yang memberi kontribusi signifikan bagi industri pada umumnya dan perusahaan pada khususnya. Tidak mengarah ke functional management dan secara langsung dituangkan dalam bentuk mini workshop yang bisa diikuti untuk terus mengembangkan keilmuan para praktisi bisnis,” jelas Prof Dr Ir Sugiarto, MSc selaku Sekretaris Program Doktoral Universitas Prasetiya Mulya.

Secara spesifik, kompetensi lulusan program Doktor Manajemen dan Kewirausahaan pertama di Indonesia ini mampu  menggunakan dan mengintegrasikan berbagai metodologi penelitian dalam pemecahan masalah, mengembangkan solusi inovatif untuk keperluan industri baik saat ini maupun masa depan, memperkaya ilmu pengetahuan dan praktik bisnis, menyebarkan temuan ilmiah penelitian yang bersifat praktis, dan memimpin pengelolaan dan pengembangan organisasinya berasaskan pendekatan akademik.

BERITA TERKAIT