25 November 2017, 04:01 WIB

Aplikasi untuk Penyakit GERD


Wnd/X-7 |

MUAL dan rasa panas di bagian lambung hingga kerongkongan sebaiknya jangan dibiarkan.

Umumnya, masyarakat menyebut gejala tersebut sebagai penyakit mag dan mulai mengonsumsi obat-obatan jenis antasida yang dijual di pasaran.

Padahal, ada jenis gangguan pencernaan lain yang tidak boleh dibiarkan begitu saja, yaitu GERD (gastroesophageal reflux disease).

Karena itu, Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI) bekerja sama dengan Astra Zeneca Indonesia meluncurkan aplikasi mobile bernama GERDQ.

Tujuannya agar masyarakat yang awam sekalipun dengan GERD dapat lebih peduli pada diri dan mencoba mengenali sejak dini.

"Jangan jadi dokter untuk diri sendiri, coba aplikasi ini untuk mendapati penanganan yang tepat," ujar Ari Fahrial Syam, spesialis ilmu penyakit dalam, gastroenterologist dan Wakil Ketua PGI, Kamis(15/11).

Aplikasi tersebut sudah tersedia baik untuk pengguna IOS maupun Android. Pengguna hanya mengisi enam pertanyaan, yang memiliki nilai tersendiri.

Jika nilainya lebih dari delapan, positif terkena GERD dan disarankan untuk menemui dokter spesialis gastro.

Selain untuk mendeteksi lebih dini, aplikasi GERDQ dapat digunakan untuk memonitor apakah seseorang masih mengidap GERD atau sudah berkurang gejalanya.

Aplikasi ini hanya berpatokan pada kondisi tubuh selama tujuh hari terakhir sehingga pengguna harus peka terhadap tubuh dan membuka aplikasi saat terasa ada yang tidak nyaman dengan pencernaan.

BERITA TERKAIT