01 December 2022, 13:30 WIB

Prancis Kalah dari Tunisia karena Sudah Fokus ke Babak 16 Besar


Dhika kusuma winata |

PRANCIS yang keluar sebagai juara Grup D Piala Dunia 2022 akan berhadapan dengan Polandia selaku runner up Grup C pada babak 16 besar yang berlangsung Minggu (4/12) di Stadion Al Thumama, Doha.

Meski di laga ketiga Grup D yang berlangsung Rabu (30/11) Prancis kalah dari Tunisia 0-1, skuad Les Bleus tetap lolos memimpin klasemen.

Pelatih Prancis Didier Deschamps membela keputusannya untuk mengubah hampir seluruh susunan pemainnya melawan Tunisia. Deschamps ingin menyimpan amunisi menjaga pemain utamanya tetap segar untuk laga melawan Polandia.

"Kami memiliki babak 16 besar yang akan datang dan kami juga perlu memperhitungkan bahwa permainan sekarang berlangsung selama 105 menit," kata Deschamps merujuk pada banyaknya waktu tambahan pertandingan yang diterapkan.

"Saya tidak mengabaikan permainan ini (lawan Tunisia) tetapi fokusnya adalah pada hari Minggu (lawan Polandia)," ujarnya.

Prancis selaku juara bertahan memang menjadi tim pertama di Qatar yang mengamankan tiket 16 besar setelah memenangi dua pertandingan pertama mereka di Grup D melawan Australia dan Denmark. Sebab itu, hasil melawan Tunisia tidak banyak berdampak.

Baca juga: Messi: Kegagalan Penalti Membuat Kami Lebih Kuat

Deschamps menurunkan lapis kedua dengan membuat sembilan pergantian pada tim yang dimainkan. Hanya Raphael Varane dan Aurelien Tchouameni dari tim utama yang main sebagai starter. Kylian Mbappe baru pun dimasukkan di babak kedua.

Akibatnya, Prancis kalah dari gol yang dicetak Wahbi Khazri di menit ke-58. Antoine Griezmann sempat mencetak gol penyeimbang di ujung laga namun dibatalkan setelah pengecekan VAR.

"Hasil ini berarti kami belum memenuhi semua tujuan kami, tetapi yang paling penting adalah berada di babak 16 besar. Mereka akan belajar dari hasil ini," kata Deschamps.(AFP/OL-4)

BERITA TERKAIT