28 November 2022, 06:45 WIB

Pelatih Kroasia Sebut Pelatih Kanada Harus Banyak Belajar


Basuki Eka Purnama |

PELATIH Kroasia Zlatko Dalic menyebut John Herdman harus banyak belajar setelah menuding pelatih Kanada itu mengabaikan dirinya usai Kanada tersingkir dari Piala Dunia 2022 pascakekalahan 4-1 dari Kroasia, Minggu (27/11).

Dalic telah menuding Herdman tidak menghormati timnya, awal pekan ini, setelah pelatih Kanada itu dipandang tidak pantas karena merendahkan Kroasia dalam upaya memotivasi timnya pascakekalahan dari Belgia.

Dalam sebuah wawancara televisi, Herdman terdengar mengatakan kepada anak-anak asuhannya, "Kalian layak berada di sini. Jadi, mari kita pergi dan membunuh Kroasia!"

Baca juga: Kalah Telak dari Kroasia, Kanada Tersingkir dari Piala Dunia 2022

Menanggapi pernyataan Herdman itu, tabloit Kroasia 24 Sata menampilkan foto seorang pria telanjang yang kepalanya diganti dengan kepala Herdman dengan daun maple di mulut dan kemaluannya dengan caption, "Anda bisa berbicara tapi apakah Anda bisa membuktikan omongan Anda?"

Adapun Kroasia membuktikan kemampuan mereka di lapangan hijau dengan Andrej Kramaric mencetak dua gol dan gol dari Marko Livaja dan Lovro Majer memastikan mereka naik ke puncak klasemen Grup F dan memastikan Kanada tersingkir dari Piala Dunia 2022.

Meski begitu, Dalic tampaknya masih marah dengan aksi Herdman yang ditudingnya mengabaikannya saat jabat tangan seusai laga.

"Saya mendatangi pemain saya selepas laga. Saya tidak melihat pelatih lawan. Apakah kami kalah atau menang, saya selalu menemui pelaith lawan. Dia tidak ada di sana dan itu mungkin cara dia," ujar Dalic.

"Dia pastinya marah, Dia adalah pelatih bagus dan profesional. Namun, tampaknya dia masih perlu waktu untuk belajar lebih banyak," lanjutnya.

Sementara itu, Herdman ketika ditanya apakah dia merasa berbuat salah dengan pernyataannya selepas laga melawan Belgia, mengatakan, "Tidak di 20 menit awal laga melawan Kroasia."

"Mereka mungkin berpesta saat ini namun itu hak mereka. Namun, kami tidak memberikan kemenangan ini dengan mudah untuk mereka," imbuhnya.

Namun, Herdman kemudian akhirnya mengakui dirinya mendapatkan pelajaran berharga. "Saya akan mencoba lebih tenang saat berbicara dengan para pemain. Itu adalah pelajaran bagi saya." (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT