24 November 2022, 23:15 WIB

Cerita Di Balik Topeng Son Heung-min


Widhoroso |

ADA pemandangan tidak biasa saat Uruguay menghadapi Korsel dalam penyisihan Grup H Piala Dunia 2022 Qatar di Education City Stadium, Al-Rayyan, Kamis (24/11). Dalam laga tersebut, kapten dan juga bintang timnas Korsel, Son Heung-min berlaga dengan mengenakan topeng.

Namun, topeng yang dikenakan striker berusia 30 tahun itu bukanlah sebuah fesyen. Pemain Tottenham Hotspur itu harus memakai topeng sebagai perlindungan setelah mengalami cedera di bagian wajah.

Topeng tersebut dirancang untuk melindungi tulang wajah dari benturan sehingga meminimalkan risiko cedera lebih lanjut, yang dapat memengaruhi peluangnya untuk bermain. Son mengalami cedera saat membela Tottenham dalam pertandingan Liga Champions melawan Marseille awal November silam. Son menderita patah tullang rongga mata karena bertabrakan dengan pemain Marseille, Chancel Mbemba.

Cedera tersebut membuat Son harus naik meja operasi dan membuatnya nyaris absen membela Korsel di Piala Dunia 2022. Beruntung, operasi berjalan lancar dan Son bisa tampil membela Negeri Ginseng.

"Kami dapat memastikan bahwa Son Heung-Min akan menjalani operasi untuk menstabilkan patah tulang di sekitar mata kirinya. Setelah operasi, Son akan memulai rehabilitasi dengan staf medis kami dan kami akan mengabari suporter lebih lanjut pada waktunya," jelas pernyataan Tottenham beberapa waktu lalu.

Sejumlah pemain pesepak bola papan atas pernah menggunakan topeng saat tampil di lapangan hijau. Pemain Jerman, Antonio Rudiger, misalnya, mengenakannya di Euro 2020, sementara bintang Chelsea Pierre-Emerick Aubameyang harus mengenakannya pada September.

Menariknya, Aubameyang juga memproduksi topeng superhero sebagai bagian dari selebrasi. Pemain lain meniru pendekatan ini, dengan striker Meksiko Raul Jimenez melakukannya dalam pertandingan untuk Benfica dan Wolverhampton. (Goal/OL-15)

BERITA TERKAIT