23 November 2022, 14:52 WIB

Portugal Jaga Fokus di Laga Perdana


Rifaldi Putra Irianto |

TIM nasional (timnas) Portugal bakal membuka perjalanan di Piala Dunia Qatar 2022 dengan menghadapi Ghana, pertandingan fase Grup H itu dijadwalkan bergulir di Stadium 974, Doha, Qatar, Kamis (24/11) malam WIB.

Belum memulai petualangan di Qatar, namun Timnas Portugal sudah menyedot perhatian pada perhelatan Piala Dunia tahun ini. Perselisihan antara Cristiano Ronaldo dan Manchester United (MU) menjadi sorotan.

Ronaldo dipastikan berpisah dengan Setan Merah -julukan untuk MU- pada Rabu (23/11), tepat satu hari sebelum perjalanan Portugal di Piala Dunia dimulai. Kondisi ini tentu dikhawatirkan dapat menganggu langkah Portugal untuk merebut trofi juara pertama mereka di Piala Dunia.

Meski tengah dihadapkan dengan persoalan yang rumit, Ronaldo menegaskan perselisihannya dengan MU tidak menganggu persiapan timnas Portugal. CR7 dengan tegas menyatakan kondisi tim saat ini dalam keadaan baik.

"Suasananya luar biasa, tidak ada masalah, kami sepenuhnya fokus. Anda dapat membantu dengan tidak membicarakan tentang permasalahan saya. Saya benar-benar antipeluru dan berbalut besi," ucap Ronaldo dikutip dari FIFA.

"Ini adalah tim yang ambisius, selalu lapar dan tetap fokus. Jadi saya yakin kondisi itu tidak akan mengguncang konsentrasi dan fokus ruang ganti," tuturnya.

Berbicara terkait pertandingan melawan Ghana, Ronaldo menyebut pertandingan pertama di Piala Dunia selalu menjadi laga yang penting. Karenannya, dia tidak ingin menyepelekan pertarungan melawan The Black Stars -Julukan timnas Ghana-, meskipun secara peringkat FIFA, Portugal jelas jauh lebih diunggulkan.

Baca juga:  Ronaldo Pastikan Konfliknya dengan MU tidak Ganggu Timnas Portugal

Bagi Ronaldo, kemenangan pada pertandingan pertama selalu memberikan kepercayaan diri tambahan untuk tim dalam menghadapi pertandingan lainnya. Dia pun bertekad menampilkan yang terbaik pada pertandingan nanti.

"Laga pertama bagi saya adalah kunci untuk memimpin di babak penyisihan grup karena jika kami memulai dengan langkah yang tepat, itu selalu memberikan kepercayaan diri ekstra. Kemudian kita baru akan memikirkan permainan demi permainan, mengetahui apakah kita menang," ungkapnya.

Pertemuan Portugal vs Ghana ini bakal menjadi yang kedua di Piala Dunia. Sebelumnya mereka pernah bertemu pada 2014 di Brasil. Ketika itu skuad Selecao das Quinas -julukan Portugal- sukses membukukan kemenangan tipis 2-1.

Kala itu Portugal sukses membuka skor terlebih dulu pada menit 30 melalui gol bunuh diri penggawa The Black Stars, John Boye. Perjuangan keras Ghana lantas membuahkan hasil menit 57 melalui gol penyama yang dicetak Asamoah Gyan.

Kematangan skuad Portugal dalam memanfaatkan kelengahan lawan jelang akhir laga, lantas muncul sebagai pembeda. Menit 80, sang bintang Cristiano Ronaldo sukses membuat Selecao das Quinas kembali memimpin. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang tanda akhir laga.

Meski pertemuan itu telah berlalu delapan tahun lalu, akan tetapi beberapa hal tetap tak berubah. Cristiano Ronaldo sebagai pahlawan kemenangan Portugal atas Ghana pada 8 tahun silam, akan kembali menjadi sandungan Ghana di pertandingan nanti.

"Dalam skuad kami semua ingin melakukan yang terbaik, mewakili Portugal dengan baik. Kami ingin bersiap, kami akan memiliki kesempatan untuk bermain dan untuk menunjukkan yang terbaik. Menurut saya portugal memiliki peluang besar untuk melangkah jauh dalam kompetisi ini," tukasnya.

Sementara itu, di kubu Ghana, Gelandang The Black Stars Mohammed Kudus menyebut dirinya akan memanfaatkan dengan baik pertandingan laga pertama. Dia menyatakan, penampilanya yang impresif sepanjang musim 2022-2023 bersama Ajax menjadi modal baik untuk pertandingan nanti.

"Apa yang kalian lihat tentang performa saya saat ini (musism 2022/2023) baru permulaan. Saya termotivasi untuk melakukan lebih dari apa yang telah saya lakukan sejauh ini. Saya akan melakukan lebih banyak improvisasi permainan pada laga nanti," ucap Kudus.(FIFA/OL-5)

BERITA TERKAIT