23 November 2022, 07:30 WIB

Pelatih Australia Akui Prancis Terlalu Kuat


Basuki Eka Purnama |

PELATIH timnas Australia Graham Arnold mengakui timnas Prancis terlalu kuat bagi anak-anak asuhannya setelah the Socceroos menyerah 4-1 dari juara bertahan itu di laga Piala Dunia 2022, Rabu (23/11) dini hari WIB.

"Laga ini akhirnya ditentukan oleh kualitas timnas Prancis," ujar Arnold ketika diminta menjelaskan penyebab kekalahan Australia dalam laga Grup D di Stadion Al Janoub.

"Mereka adalah juara bertahan Piala Dunia. Saya merasa kami mengawali laga dengan baik namun secara fisik mereka lebih besar, lebih cepat, dan lebih kuat dari kami pada hari ini."

Baca juga: Prancis Awali Piala Dunia 2022 dengan Kemenangan Telak Atas Australia

"Secara keseluruhan para pemain telah melakukan yang terbaik dan itulah yang saya minta dari mereka," lanjutnya.

Prancis butuh gol bunuh diri larut untuk mengalahkan Australia saat kedua tim terakhir bertemu di laga pembuka Piala Dunia 2018. Kali ini, Socceroos sempat membuka peluang melakukan kejutan saat unggul cepat di Qatar.

Craig Goodwin, yang menjadi starter akibat cedera yang dialami Martin Boyle, membawa Australia memimpin memanfaatkan umpan silang Mathew Leckie.

Namun, gol dari Adrien Rabiot dan Olivier Giroud membuat Prancis berbalik memimpin saat jeda. Kylian Mbappe kemudian membuat Les Bleus memimpin di pertengah babak kedua sebelum Giroud memastikan Prancis menang 4-1 atas Australia.

Arnold kini harus mempersiapkan anak-anak asuhannya untuk laga pemting melawan Tunisia, yang sukses menahan imbang Denmark 0-0 di laga sebelumnya.

"Laga melawan Prancis telah usai dan kini kami harus menang pada Sabtu (26/11). Kami akan bersiap untuk laga itu," pungkas Arnold. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT