22 November 2022, 21:31 WIB

Enam Langkah Qatar Promosikan Islam di Piala Dunia 2022


Mediaindonesia.com |

UPACARA pembukaan Piala Dunia FIFA Qatar 2022 berlangsung pada Minggu (20/11) di Stadion Al Bayt di Al Khor. Ini berlangsung sebelum pertandingan pembukaan turnamen antara tuan rumah Qatar dan Ekuador.

Itu termasuk penampilan oleh Morgan Freeman dan Ghanim Al-Muftah dan penampilan oleh penyanyi Korea Selatan, anggota BTS Jungkook, dan lainnya. Upacara pembukaan mewah selama 30 menit di stadion Al Bayt berbentuk tenda menyaksikan pemuda Qatar membacakan satu ayat dari Al-Qur'an saat ia dan aktor tersebut menyambut dunia dalam pertunjukan bertema persatuan dan toleransi yang ditonton oleh jutaan orang di seluruh dunia. 

Al-Muftah, 22, lahir dengan cacat lahir langka yang menghambat perkembangan tubuh bagian bawahnya. Ia kemudian bergabung dengan penyanyi Qatar Dana Al Fardan dan pemain di atas panggung.

Di tengah kemewahan dan kemegahan upacara pembukaan itu, sejatinya ada enam langkah yang telah dilakukan oleh Qatar untuk memastikan perlindungan dan promosi Islam selama Piala Dunia. Berikut penjabarannya sebagaimana dilansir dari The Nation Newspaper, Selasa (22/11).

1. Alkohol tidak akan dijual

Alkohol tidak akan dijual di delapan stadion Piala Dunia di Qatar. Kebijakan ini berlaku dua hari sebelum turnamen dimulai. "FIFA mengumumkan alkohol akan dilarang di stadion di Piala Dunia Qatar."

2. Mural hadis Nabi

Qatar menampilkan sejumlah mural berisi pesan mulia dari beberapa hadis Nabi Muhammad SAW di Doha menjelang Piala Dunia.

3. Barcode belajar Islam

Hotel-hotel di Qatar akan menampilkan barcode sehingga para penggemar dapat belajar tentang Islam tanpa stereotip.

4. Muazin bersuara indah

Mereka mengganti muazin masjid dengan membawa muazin yang bersuara indah. Mikrofon ditempatkan di stadion untuk azan.

5. Dakwah 

Qatar Guest Center menyiapkan tim yang terdiri dari 2.000 orang untuk mendakwahkan Islam. Ada alokasi 10 mobil dan 10 tenda khusus.

6. Pameran Islam

Terakhir, pameran Islam oleh Kementerian Wakaf dalam berbagai bahasa untuk pengunjung.

Selain itu, tersedia tempat salat dan tempat wudhu di stadion. Ini baru pertama kali dalam sejarah Piala Dunia. (OL-14)

BERITA TERKAIT