21 October 2022, 11:00 WIB

Nama Pochettino Hingga Tuchel Dikaitkan dengan Aston Villa


Dhika Kusuma Winata |

ASTON Villa telah memecat sang pelatih Steven Gerrard setelah kembali menelan hasil buruk. Gerrard diberhentikan setelah Villa menelan kelalahan 0-3 di markas Fulham di laga lanjutan Liga Primer Inggris, Jumat (21/10) dini hari.

Seusai laga, Gerrard mendapat sorakan dari para suporter Villa yang marah lantaran penampilan buruk tim. Kekalahan dari Fulham itu turut memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka menjadi empat pertandingan.

Sepanjang awal musim ini, Gerrard hanya mampu membukukan dua kemenangan dari 11 laga. 

Baca juga: Villa Kalah dari Fulham, Gerrard Dipecat

Villa, di klasemen Liga Primer Inggris, kini berada di bibir zona degradasi dengan raihan sembilan poin atau hanya unggul selisih gol tipis dari Wolverhampton Wanderers yang berada di urutan ketiga terbawah.

Berbicara pada konferensi pers pascapertandingan, Gerrard berjanji untuk berusaha keras mengangkat Villa demi menyelamatkan posisinya.

"Saya seorang pejuang, saya tidak akan pernah berhenti dari apa pun apakah itu sepak bola atau dalam hidup. Kita akan melihat apa yang terjadi. Saya akan terus berjuang kecuali saya diberitahu (keputusan) berbeda," katanya.

Namun, beberapa menit setelah Gerrard berbicara kepada media, Villa mengumumkan pemecatan mantan pelatih Rangers itu.

"Aston Villa mengonfirmasi bahwa pelatih kepala Steven Gerrard telah meninggalkan klub dengan segera."

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Steven atas kerja keras dan komitmennya dan berharap yang terbaik untuknya di masa depan," begitu kata pernyataan resmi klub.

Mantan pelatih Paris Saint-Germain dan Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino kini dikait-kaitkan untuk mengisi posisi yang lowong itu. 

Mantan pelatih Chelsea Thomas Tuchel dan mantan bos Burnley Sean Dyche juga digadang-gadang sebagai kandidat.

Pada 2021, Gerrard sukses membawa gelar Liga Skotlandia sebagai pelatih Rangers. Namun, dia sulit membangun kesuksesan tersebut sejak pindah ke Villa Park, November tahun lalu. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT