02 October 2022, 18:34 WIB

Insiden Kanjuruhan, Presiden FIFA: Hari Gelap Sepak Bola


Akmal Fauzi |

PRESIDEN FIFA Gianni Infantino menyebut insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang menyebabkan lebih dari 100 orang tewas menjadi hari-hari yang gelap bagi sepak bola dunia. Ia juga menyampaikan bela sungkawa untuk para korban.

"Ini adalah hari yang gelap bagi semua yang terlibat dalam sepak bola dan sebuah tragedi di luar pemahaman," Infantino dilansir laman resmi FIFA, Minggu (2/10).

"Saya menyampaikan bela sungkawa yang terdalam kepada keluarga dan teman-teman para korban yang kehilangan nyawa setelah insiden tragis ini," lanjutnya.

Infantino mengatakan dunia sepak bola terkejut dengan insiden tragis ini. Dia menegaskan FIFA bersama dengan masyarakat Indonesia, konfederasi sepak bola Asia (AFC), konfederasi sepak bola Indonesia (PSSI), dan liga sepak bola Indonesia.


Baca juga: PSSI Akui tak Prediksi bakal Terjadi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan


"Bersama FIFA dan komunitas sepak bola global, semua pikiran dan doa kami bersama para korban, mereka yang terluka, bersama rakyat Republik Indonesia, Konfederasi Sepak Bola Asia, Persatuan Sepak Bola Indonesia, dan Liga Sepak Bola Indonesia, pada saat yang sulit ini," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden AFC Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa mengatakan tidak menyangka insiden itu bisa terjadi di sepak bola Indonesia. Salman juga mengungkapkan kesedihan yang mendalam atas hilangnya nyawa secara tragis usai pertandingan Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya itu.

"Saya sangat terkejut dan sedih mendengar berita tragis seperti itu datang dari Indonesia yang mencintai sepak bola. Atas nama AFC dan keluarga sepak bola Asia, saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga dan teman-teman para korban, sambil mendoakan pemulihan yang cepat untuk para korban. Kami juga ingin mengucapkan dukungan untuk PSSI dan klub-klub," ujar Salman. (OL-16)
    

BERITA TERKAIT