30 September 2022, 19:17 WIB

PSSI Perlu Turun Gunung untuk Perbarui Kontrak STY


Mesakh Ananta Dachi |

KONTRAK pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong hingga kini belum kunjung diperbaharui. Kendati telah ditawarkan oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan beserta jajaran elite PSSI, bahkan hingga Menpora Zainudin Amali pun, perpanjangan kontrak STY belum juga dapat terealisasi.

STY mengungkapkan bahwa masalah perpanjangan kontrak bukanlah hal yang harus dibicarakan sekarang. Ini lantaran Timnas sedang mempersiapkan diri jelang gelaran Piala Dunia U20 dan Piala Asia U23 pada 2023.

Mengomentari hal ini, Ketua Umum Paguyuban Suporter Indonesia (PSTI) Ignatius Indro mengungkapkan bahwa PSSI harus segera berusaha mengamankan tanda tangan kontrak STY yang dianggap telah membawa dampak kepada Timnas Indonesia.
"PSSI saya rasa harus sudah mempersiapkan perpanjangan kontrak. Ini karena jika dilihat dari perkembangan permainan, (bukan hanya melihat hasil) kita lihat permainan Timnas sudah cukup menjanjikan dengan permainan impresif dan sesuai dengan kemampuan pemain serta lebih banyak dari kaki ke kaki dan bukan mengandalkan long ball," ujar Indro kepada Media Indonesia, Jumat (30/9).

Indro juga mengungkapkan bahwa dalam masa kepelatihan STY yang hampir tiga tahun, Timnas Indonesia telah menjelma menjadi tim dengan gaya bermain yang konsisten. "Persiapan perpanjangan kontrak tentu dengan pertimbangan yang matang semisal bagaimana konsistensi permainan bisa terjaga."

Dengan kontrak yang kini belum kunjung diperpanjang, Indro tidak menampik kekhawatirannya mengenai isu STY yang dilirik oleh negara lain. "Memang ada isu negara tetangga yang ingin memakai jasa STY. Ini tentu harus menjadi perhatian agar PSSI lebih bijak mengenai kontrak STY. Kita tidak ingin kejadian seperti Luis Milla terulang," ungkap Indro lebih lanjut.

Kendati demikian, Indro yakin bahwa STY akan tetap memperpanjang kontraknya di Timnas Indonesia. Namun masih terurungkan karena ada proses tawar menawar nilai kontrak. Hingga berita ini diturunkan, Media Indonesia telah meminta konfirmasi dari PSSI namun belum menerima balasan. (OL-14)

BERITA TERKAIT