30 September 2022, 13:45 WIB

FIFA Panggil Tiga Wasit Perempuan untuk Piala Dunia 2022


Basuki Eka Purnama |

KEBERADAAN tiga wasit perempuan di Piala Dunia 2022 di Qatar akan mengirimkan pesan yang keras terhadap Qatar mengenai masalah kesetaraan dan hak asasi manusia. Hal itu dikatakan Stephanie Frappart, salah satu wasit perempuan yang akan hadir di Piala Dunia 2022, Jumat (30/9).

"Ini adalah pesan tegas dari FIFA dengan menghadirkan wasit perempuan di negara itu. Saya bukanlah seorang feminis namun jika keberadaan saya bisa membawa perubahan..." ujar wasit asal Prancis itu.

Wasit berusia 38 tahun itu merupakan satu dari 36 wasit yang dipanggil untuk Piala Dunia 2022 yang akan digelar antara 20 November dan 18 Desember di negara Teluk itu.

Baca juga: Protes Catatan HAM Qatar, Hummel Samarkan Logo di Jersey Timnas Denmark

Salima Mukansanga asal Rwanda dan Yoshimi Yamashita asal Jepang adalah dua wasit perempuan lainnya yang akan ambil bagian dalam laga Piala Dunia 2022.

Ketika ditanya mengenai ditunjuknya Qatar, negara yang kerap dikritik karena catatan HAM-nya dan kesenjangan peran perempuan, untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, Frappart mengatakan terkadang olahraga harus mengambil peran.

"Saya bukanlah orang yang memilih negara mana yang menjadi tuan rumah. Pihak yang berwenang telah memilihnya," ujar Frappart.

"Saya berada di sana tiga atau empat pekan lalu dan saya diterima dengan baik," lanjutnya.

Frappart telah mencetak sejumlah sejarah dalam kariernya. Dia adalah perempuan pertama yang menjadi wasit di laga Liga Super UEFA (Agustus 2019), Liga Champions (Desember 2020), dan final Coupe de France (Mei 2022). (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT