28 September 2022, 13:43 WIB

Kontrak Shin Tae-yong Akan Diperpanjang Minimal Empat Tahun


Akmal Fauzi |

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan berencana akan memperpanjang kontrak Shin Tae-yong minimal empat tahun. Tren positif performa timnas Indonesia baik di level senior atau kelompok umur membuat PSSI ingin memperpanjang kontrak pelatih asal Korea Selatan itu yang akan habis pada Desember tahun depan.

Iriawan menyebut diskusi atau negosiasi perpanjangan kontrak dengan Shin Tae-yong kemungkinan akan dibuka setelah Piala Dunia U-20 2023. "Kontrak Shin Tae-yong tentunya sesuai dengan analisa dan diskusi dengan pihak terkait. Beberapa kemajuan pesat terasa di semua level timnas. Minimal per empat tahun (soal durasi kontrak baru). Insya Allah (pembicaraan kontrak) nanti setelah Shin Tae-yong fokus ke timnas U-20 tahun depan," kata Iriawan setelah laga uji coba Indonesia melawan Curacao, Selasa (27/9) malam WIB.

Shin resmi bekerja sebagai pelatih timnas Indonesia sejak Desember 2019 dengan durasi kontrak empat tahun. Dia ditugaskan tidak hanya melatih timnas senior Indonesia melainkan juga level U-19 dan U-23. Selama hampir tiga tahun bertugas, Shin memang belum behasil membawa timnas Indonesia berbagai jenjang meraih gelar juara.

Namun, tren performa timnas Indonesia terus meningkat. Shin berhasil mengantar timnas Indonesia lolos ke Piala Asia 2023 baik di level senior maupun tim U-20. Shin juga mampu memperbaiki peringkat FIFA. Saat pertama menjabat, Indonesia ada di urutan ke-173 dunia.

Setelah melawati berbagai turnamen dan teranyar mampu menang dalam dua laga melawan Curacao di FIFA Matchday, posisi Indonesia diprediksi akan naik ke-152 dunia per rilis Oktober mendatang. Menaikkan peringkat FIFA penting bagi Indonesia untuk masuk pot yang lebih baik jika ada undian untuk kualifikasi atau putaran final turnamen seperti Piala Asia karena tidak lagi berada di kumpulan pot negara dengan rangking FIFA terendah agar bisa terhindar dari negara-negara yang lebih kuat.

Di bawah asuhan Shin, timnas senior Indonesia juga baru mengalami satu kekalahan dalam sembilan pertandingan terakhir mereka sepanjang tahun 2022, baik di laga resmi mau pun uji coba. Satu-satunya kekalahan terjadi di ajang kualifikasi Piala Asia 2023 saat dikalahkan Yordania 0-1 pada Juni lalu.

Shin menilai, anak asuhnya itu mulai memahami gaya permainan yang ia inginkan, seiring dengan hasil-hasil positif skuad Garuda. Kepercayaan diri pemain juga meningkat setelah lolos ke Piala Asia 2023.

"Para pemain memang setelah lolos ke Piala Asia 2023 mereka lebih percaya diri, semakin meningkat dan mereka mulai paham dan sadar filosofi permainan yang saya terapkan seperti apa, dan tentunya semakin berkembang," kata Shin. (OL-12)

BERITA TERKAIT