18 August 2022, 13:36 WIB

Benfica Waspadai Kebangkitan Dynamo Kiev di Leg Kedua


Akmal Fauzi |

BENFICA meletakkan satu kaki di babak penyisihan grup Liga Champions setelah menang 2-0 atas Dynamo Kiev di laga leg pertama playoff, Kamis (18/8) dini hari WIB. Meski akan bermain di kandang pada leg kedua, The Eagles--julukan Benfica--mewaspadai kebangkitan Dynamo Kiev.

Gilberto dan Goncalo Ramos mencetak gol di babak pertama untuk Benfica, dalam laga yang dimainkan di Kota Lodz, Polandia, karena Dynamo tidak bisa menggelar laga di kandang sendiri akibat invasi Rusia ke Ukraina. Kendati demikian, Dynamo Kiev tampil menekan sepanjang babak kedua dan merepotkan lini pertahanan Benfica.

Pelatih Benfica, Rger Schmidt menilai Dynamo Kiev terbukti menjadi tim dengan kualitas tinggi, terutama dalam menyerang terutama di babak kedua. Ia mengakui pemainnya mengalami kesulitan dalam bertahan

"Dynamo mengambil lebih banyak serangan di 20 menit terakhir pertandingan, membawa lebih banyak kesegaran ke permainan dengan pergantian pemain dan melakukan segala yang mungkin untuk mencetak gol. Kami harus selalu menghormati kualitas lawan. Dynamo Kiev sangat pandai menciptakan kombinasi dan peluang," kata Schmidt dilansir laman resmi klub.

Ia meminta anak asuhnya untuk tetap konsentrasi dalam duel leg kedua pekan depan di Stadion da Luz. Kemenangan akan mengantar Benfica ke putaran final Liga Champions 2022-2023.

"Kami tidak boleh kehilangan konsentrasi sebelum pertandingan kembali menghadapi lawan yang begitu berbahaya. Kami akan waspada sejak menit pertama pertandingan. Hal ini diperlukan untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertemuan kedua," ucap Schmidt.

"Kami baru setengah jalan menuju Liga Champions, hari ini kami menunjukkan performa bagus, meraih hasil bagus, tapi itu belum berarti apa-apa. Apapun mungkin terjadi dalam sepak bola, dan apapun bisa terjadi di lapangan sepak bola dalam 90 menit," lanjutnya.

Baca juga: Benfica Kalahkan Dynamo Kiev di Leg Pertama Playoff Liga Champions

Hasil mengejutkan disuguhkan oleh tim asal Israel, Maccabi Haifa. Tim yang berusaha lolos ke babak penyisihan grup Liga Champions untuk ketiga kalinya setelah musim 2002-2003 dan 2009-2010 berhasil mengalahkan klub Serbia, Red Star Belgrade dengan skor 3-2.

Penyerang Haiti Frantzdy Pierrot membawa Maccabi unggul lebih dulu pada menit ke-18. Namun Red Star berbalik unggul lewat gol yang dicetak Aleksandar Pesic (27') dan Guelor Kanga (39')

Pierrot kembali mencetak gol untuk menyamakan kedudukan tidak lama setelah babak kedua dimulai sebelum Tjaronn Chery memastikan tim tuan rumah menang tipis 3-2. Laga leg kedua digelar di Serbia, pekan depan.

Sementara itu tim klub Azerbaijan Qarabag dipaksa bermain imbang tanpa gol oleh tim tamu, Viktoria Plzen.

Qarabag mendominasi sepanjang laga, baik dalam penguasaan bola maupun kreasi peluang. Sayangnya penyelesaian akhir mereka tidak maksimal. Sementara, hasil imbang itu sesuai target Viktoria Plzen yang akan memaksimalkan laga kandang di Doosan Arena, Republik Ceko pekan depan. (AFP/UEFA/OL-5)

BERITA TERKAIT