14 August 2022, 21:00 WIB

PSM Berbekal Tren Positif Hadapi RANS Nusantara


Dhika Kusuma Winata |

RANS Nusantara FC akan menjamu PSM Makassar pada pekan keempat Liga 1 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin (15/8). Tantangan berat menanti RANS Nusantara yang berhasrat meraih kemenangan pertama dan bertekad meredam tren positif tim tamu.

Skuad Juku Eja, julukan PSM, tengah mengalami tren positif berkat kemenangan atas Kedah Darul Aman FC di semifinal Piala AFC Zona ASEAN. Di Liga 1, PSM sejauh ini mengemas tujuh poin berkat dua kemenangan dan satu kali imbang.

Pelatih RANS Nusantara, Rahmad Darmawan, menegaskan skuadnya membidik kemenangan perdana musim ini. Ia mengakui melawan PSM kemenangan tidak akan mudah meski skuadnya berstatus tim tuan rumah.

"Saya ingatkan kepada pemain bahwa PSM sulit dikalahkan. Tapi semua memiliki peluang dan saya tekankan kepada pemain untuk fokus pada permainan. PSM memang siap karena mereka sedang on fire setelah mengalahkan Kedah," kata Rahmad Darmawan dalam konferensi pers, Minggu (14/8).

Dari tiga pertandingan awal, RANS Nusantara baru mengemas dua poin dari hasil dua kali imbang dan satu kekalahan. Rahmad Darmawan menilai skuadnya yang banyak diisi pemain baru masih perlu membangun chemistry.

Meski belum meraih tiga poin, menurutnya, tim asuhannya tak mengecewakan dan masih bisa menunjukkan potensi lagi.

"Pemain kita memang harus lebih sabar. Wajar belum secara keseluruhan dalam performa terbaik kami karena pemain butuh chemistry. Kesepahaman satu pemain dengan yang lain butuh waktu," imbuhnya.

Sementara itu, pelatih PSM Bernardo Tavares tak ingin menganggap enteng melawan RANS meski berstatus tim promosi musim ini. Selain materi pemain, Tavares menilai RANS juga punya modal lain dengan waktu jeda pertandingan yang lebih banyak ketimbang timnya.

"Tim mereka bagus, ada pemain lokal dan pemain asing yang bagus. Tentu ada kualitas dalam tim mereka dan kami sudah coba menganalisisnya," ucap Tavares.

Jelang laga, Tavares turut mengeluhkan PSM Makassar yang tidak bisa melakukan latihan ofisial sesuai waktu yang diinginkan. Tavares meminta timnya latihan di sore hari namun diputuskan hanya bisa menggelarnya pagi. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT