10 August 2022, 11:30 WIB

Mantan Kekasih Ungkap Perlakuan Kasar yang Diterima dari Giggs


Basuki Eka Purnama |

MANTAN bintang Manchester United Ryan Giggs menyundul wajah mantan kekasihnya Kate Greville ketika dia berusaha mengakhiri hubungan mereka. Hal itu diungkapkan Greville di hadapan juri di hari kedua sidang dakwaan penyerangan dan kekerasan oleh mantan pelatih timnas Wales.

Giggs menghadiri sidang di Pengadilan Manchester dalam kasus yang mengakhiri karier kepelatihannya.

Juri mendengar kesaksian bahwa Giggs melakukan serangkaian kekerasan, baik fisik maupun psikologis terhadap Greville.

Baca juga: Sidang Pertama KDRT Ryan Giggs Mulai Digelar

Giggs mengaku tidak bersalah atas dakwaan yang memiliki hukuman maksimum 5 tahun penjara itu.

Dalam kesaksiannya Greville mendeskripsikan peristiwa yang terjadi pada 1 November 2020 ketika Giggs hilang kendali dan menyerang mantan kekasih itu saat dia berusaha meninggalkan rumah yang mereka tempati bersama.

Giggs juga didakwa menyerang saudari Greville, Emma, yang kala itu tengah menjaga anjing mereka.

Jaksa menyebut Giggs dengan sengaja menyikut rahang Emma.

"Saya tidak pernah melihat dia semarah itu sebelumnya namun dia kala itu sedang mabuk," ujar Greville yang menyebut Giggs mendorong ke lantai dan kemudian menindihnya.

"Emma berusaha menarik dia dari saya. Dia kemudian mendorong Emma menjauh dan menyikut rahangnya."

Greville kemudian mengancam akan melaporkan Giggs kepada polisi.

"Saat itulah dia menyundul saya. Saya terkejut, saya kesakitan dan bibir saya berdarah," ungkap Greville.

"Dia kerap menyakiti saya namun ini berbeda karena dia terlihat sangat berniat menyakiti saya," lanjutnya.

Juri juga diperlihatkan pesan dari Giggs yang mengancam Greville karena tidak segera menjawab pesannya.

Giggs mengancam akan mengirimkan video, yang Greville khawatir tidak pantas, kepada rekan kerja Greville dan memanggil kekasihnya itu sebagai pelacur.

Greville menyebut Giggs berulang kali curiga kalau dirinya akan selingkuh.

Bermain sejak remaja, Giggs mengakhiri kariernya di Manchester United sebagai pemain paling bersinar dalam sejarah sepak bola Inggris.

Sebagai pemain, Giggs tampil di 963 laga selama 23 tahun memperkuat Manchester United, memenangkan 13 gelar Liga Primer Inggris dan dua gelar Liga Champions.

Dia kemudian memulai karier kepelatihannya di Old Trafford sebagai pelatih interim pada akhir musim 2013/14 kala David Moyes dipecat sebelum kemudian menjadi asisten pelatih Louis va Gaal selama dua tahun.

Giggs kemudian ditunjuk sebagai pelatih timnas Wales pada 2018 dan mengantarkan negara itu lolos ke Piala Eropa 2020, turnamen akbar kedua mereka setelah Piala Dunia 1958. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT