05 August 2022, 20:19 WIB

Kalah Adu Penalti, Tim Sepak Bola CP Indonesia Harus Puas Perak


Widjajadi |

TIM sepak bola cerebral palsy (CP) Indonesia merebut medali perak ASEAN Para Games 2022 setelah kalah adu penalti 5-6 melawan Thailand dalam final di Stadion Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (5/8) petang.
 
Pertandingan yang disaksikan dua ribuan penonton itu berlangsung seru dan menarik.
 
Thailand lebih dahulu memimpin pada menit 13 berkat gol yang dibuat Chanatip Deeman, namun tuan rumah menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak Cahyana.
 
Pada babak kedua, Indonesia berbalik unggul 2-1 melalui gol yang dilesakkan Yahya Hernanda. Namun, giliran Thailand menyamakan  kedudukan ketika pemain Thailand Narongchai Thaohong mencetak gol pada menit tambahan sehingga kedudukan imbang 2-2.
 
Pada perpanjangan waktu dua kali 10 menit, Indonesia memasukkan gol dari kaki Yusuf Suhendar untuk mengubah kedudukan 3-2, tetapi kembali Thailand menyamakan kedudukan dari penalti yang dieksekusi Phonpipat.
 
Thailand kembali berbalik unggul pada menit 82 ketika Siwadol mencetak gol yang membuat Indonesia tertinggal 3-4, tetapi tuan rumah menyamakan skor pada menit akhir babak tambahan.


Baca juga: Bima Sakti Tetap Incar Kemenangan Lawan Vietnam

 
Kedudukan 4-4 bertahan sampai 2x10 menit selesai sehingga pertandingan mesti dilanjutkan dengan adu penalti.
 
Penendang penalti pertama Indonesia, Yahya Hernanda, gagal memasukkan gol setelah bola membentur gawang. Yusuf Suhendar juga gagal setelah tendangannya ditepis kiper Thailand. Satu-satu penendang penalti Indonesia yang berhasil adalah Cahyana.
 
Sebaliknya dua penendang penalti Thailand berhasil menjalankan tugasnya sehingga Thailand merebut medali emas dengan skor akhir 6-5.
 
Pelatih tim Indonesia Anshar Ahmad menilai pemain-pemainnya sudah bekerja keras dan bermain luar biasa, tetapi karena kurang tenang mereka gagal memenangi laga ini.
 
"Kedua tim bermain bagus dan saling menyerang. Anak-anak sudah bermain maksimal dan pemainnya kurang komplet dan ada yang cedera," kata Anshar setelah pertandingan.
 
Pertandingan final ini juga dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Ketua PSSI Mochamad Iriawan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Ketua INASPOC Gibran Rakabuming Raka.
 
Usai laga ini digelar penyerahan medali di mana medali emas untuk Thailand, medali perak untuk Indonesia, dan medali perunggu untuk Myanmar. (Ant/OL-16)

BERITA TERKAIT