16 June 2022, 21:07 WIB

Timnas Indonesia Dituntut Jaga Konsistensi


Widhoroso |

TIMNAS Indonesia memastikan diri melangkah ke Piala Asia 2023. Keberhasilan tersebut turut disambut gembira pelatih Bhayangkara FC Widodo Cahyono Putro.

Widodo menyebut kelolosan timnas Indonesia tersebut bisa dijadikan titik balik untuk memajukan persepakbolaan Tanah Air. Mengingat, terakhir kali pasukan Garuda tampil di Piala Asia terjadi pada 2007.

Semenjak itu, timnas Indonesia tidak pernah mampu lagi bermain di Piala Asia. Sampai akhirnya pasukan Shin Tae-yong memastikan diri berparsipasi usai lolos dari kualifikasi ajang tersebut.

Kemenangan telak tujuh gol tanpa balas atas Nepal pada laga terakhir Grup A Piala Asia 2023 yang membuat timnas Indonesia lolos. Pasukan Merah Putih melaju dengan status satu di antara runner-up terbaik.

"Saya sebagai pelaku sepak bola yang pernah jadi bagian timnas sangat bahagia, bersyukur timnas bisa lolos. Kami harap ini jadi tonggak sepakbola Indonesia untuk jadi lebih baik," kata Widodo.

"Meskipun memang saya bicara juga waktu itu kita harus berjuang sekuat tenaga baik dari manajemen maupun pemain. Karena salah satu yang penting adalah kita membawa Indonesia," kata Widodo menambahkan.

Bermain di Piala Asia sudah pernah dirasakan Widodo pada 1996. Ajang tersebut merupakan partisipasi perdana buat timnas Indonesia.

Dalam Piala Asia 1996, timnas Indonesia menempati Grup A. Adapun lawan yang dihadapi yakni tuan rumah Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, dan Korea Selatan. Nama Widodo sempat menjadi sorotan dunia, usai mencetak gol salto saat menahan UEA 2-2. Pada akhirnya timnas Indonesia tersingkir dengan menghuni juru kunci klasemen mengumpulkan satu poin.

"Timnas saat ini sudah mulai bagus tapi tetap harus konsisten karena lawan lebih berat lagi," ucap pria yang sempat menukangi Persita Tangerang tersebut. (Goal/OL-15)

BERITA TERKAIT