16 May 2022, 12:48 WIB

Guardiola Optimistis Gelar Liga Inggris di Tangan City


 Dhika Kusuma Winata |

TIM Manchester City berada dalam kepercayaan diri menjejak langkah menuju gelar Liga Primer Inggris musim ini setelah memperlebar jarak empat poin dari Liverpool.

Satu laga terakhir pada akhir pekan nanti akan menjadi babak penentu bagi tim asuhan Pep Guardiola mengejar titel liga keempat dalam lima tahun terakhir.

Pada laga pekan ke-37, Minggu (15/5), City bermain imbang bertandang ke West Ham 2-2 setelah sempat tertinggal dua gol lebih dulu. Mereka pun membawa pulang satu poin dan kini mengemas 90 poin.

"Itu ada di tangan kami. Perdebatan sudah berakhir. Lakukan permainan terbaik yang bisa kami lakukan. Saya mendorong semua suporter di Manchester mereka turun ke jalan, pergi ke stadion. Kami akan memberikan segalanya, mereka akan sangat bangga," tutur Guardiola.

The Citizens juga berpeluang memastikan gelar liga lebih awal dengan syarat Liverpool gagal meraih kemenangan dari Southampton pada Rabu (18/5).

Baca juga: Manchester City Ditahan Tuan Rumah West Ham

Namun, jika The Reds sukses meraih tiga poin di markas Southampton, pekan pamungkas akan benar-benar menjadi penentu ketika City menjamu Aston Villa sedangkan Liverpool melawan Wolves.

Guardiola pun meminta para pemainnya untuk tidak terintimidasi oleh tekanan. City memiliki sejarah memenangi gelar di partai terakhir satu dekade silam kala mereka memenangi mahkota liga Inggris pertama dalam 44 tahun berkat gol Sergio Aguero melawan QPR.

"Sekarang tidak ada perdebatan tentang selisih gol, menangi saja pertandingan kami dan kami akan menjadi juara," imbuh Guardiola.

Guardiola pun menyerukan semua penggemar City untuk memenuhi jalan-jalan di sekitar Stadion Etihad menjadi lautan biru pada pertandingan penentuan nantinya.

"Menjadi hal istimewa luar biasa untuk memiliki kesempatan memenangi satu pertandingan untuk menjadi juara di kandang kami dengan para supporter kami. Saya sangat menantikannya," imbuh Guardiola.

Sementara itu, Liverpool baru saja berpesta menjuarai Piala FA menang atas Chelsea lewat drama adu penalti.

Trofi itu menjadi yang kedua di musim ini setelah Piala Liga dan menjaga asa kesempatan meraih empat gelar.

Juergen Klopp mengakui dalam perebutan gelar Liga Primer angin berada di kubu City. Meski tak begitu yakin dengan peluang Liverpool, Klopp menegaskan tak ingin menyerah begitu saja.

"Kami tidak tahu apa yang akan terjadi. Ini adalah paruh kedua musim yang gila. Jika itu tidak cukup pada akhirnya, kami harus memberi selamat kepada City dan begitulah adanya dan kemudian kami pergi dari sana dan akan mencobanya lagi," ucap Klopp. (AFP/Liverpool/Dhk/OL-09)

BERITA TERKAIT