12 May 2022, 15:36 WIB

Juara Coppa Italia, Inzaghi: Inter tak Pernah Menyerah


Dhika Kusuma Winata | Sepak Bola

INTER Milan mengakhiri puasa gelar Coppa Italia selama 11 tahun seusai menumbangkan Juventus 4-2 pada partai final dramatis yang digelar di Stadion Olimpico, Roma, Kamis (12/5). Trofi Coppa Italia musim ini menjadi yang kedelapan bagi Inter sejak 2011 lalu yang kala itu juga menang atas Juventus di final.

"Bagaimana pun tim ini tidak pernah menyerah. Tim ini merespons berjuang dari Juli tahun lalu hingga hari ini. Itu adalah emosi yang panjang," kata sang pelatih Simone Inzaghi.

"Wajar kami menikmati momen-momen ini, sudah satu dekade sejak kami memenangkan Coppa Italia atau Supercoppa jadi saya senang untuk klub, para pemain luar biasa ini, dan para penggemar yang mendukung kami dari awal hingga akhir," sambung pelatih 46 tahun itu.

Inzaghi merasa amat bangga dan terkesan dengan kemampuan Inter bangkit dari situasi tertinggal. Pada laga itu, Nerazzurri sempat memimpin lebih dulu dengan gol Nicolo Barella namun Juventus membalikkan keadaan melalui dua gol cepat Alex Sandro dan Dusan Vlahovic.

Baca juga: Agen Pastikan Martinez tidak akan Tinggalkan Inter Milan

Penalti Hakan Calhanoglu di menit ke-80 kemudian memaksa laga ke babak tambahan waktu. Ivan Perisic kemudian tampil sebagai pahlawan berkat dua golnya dalam kurun waktu dua menit untuk membawa keunggulan Inter 4-2.

"Itu adalah penampilan yang bagus melawan lawan yang sangat, sangat kuat. Kami melakukannya dengan baik di babak pertama, sedikit kehilangan bentuk menjelang turun minum dan kemudian melakukan pendekatan yang buruk di babak kedua," kata Inzaghi yang pada musim 2018/2019 juga meraih Coppa Italia bersama Lazio.

Gelar itu pun menjadi modal motivasi berharga bagi Inter yang musim ini masih bersaing dengan rival sekota Milan dalam perebutan gelar liga Seri A. Inter masih menyisakan dua laga dan berada di posisi kedua terpaut dua poin dari Milan di puncak klasemen.

"Sekarang kami memiliki dua pertandingan Serie A lagi untuk dimainkan dan kami ingin mengakhiri musim dengan sebaik mungkin," tutur Inzaghi.

Bagi Juventus, kekalahan itu mengubur satu-satunya peluang mereka meraih trofi. Di Seri A, Juventus sudah terlempar dari persaingan gelar dan di Liga Champions tersingkir di babak 16 besar.

Pelatih Massimiliano Allegri pun tak menyembunyikan kekecewaannya. Ia mengakui skuadnya lengah hingga harus dipaksa memainkan babak tambahan meski sebelumnya sempat unggul.

"Kami hanya perlu memberi selamat kepada Inter karena menang. Kami tidak memenangi satu trofi pun musim ini, kami harus menahan amarah itu untuk musim depan ketika kami harus kembali menang," pungkasnya.(Football Italia/OL-5)

BERITA TERKAIT