05 May 2022, 21:45 WIB

Soal Sewa JIS, Persija Yakin Dapat Diskon Dari Pemprov DKI


Widhoroso |

PERSIJA Jakarta menyatakan tidak masalah dengan harga sewa Jakarta International Stadium (JIS) yang mahal. Macan Kemayoran siap membayarnya dengan syarat meraup keuntungan sepadan.

Sampai sekarang belum diketahui secara pasti tarif sewa JIS. Akan tetapi, kabar beredar menyebut setiap tim yang mau menggunakan tempat tersebut mesti merogoh kocek sebesar Rp800 juta. Nomimal tersebut belum termasuk biaya keamanan dan lain-lainnya yang menyangkut pertandingan. Diperkirakan dalam satu laga uang yang dikeluarkan sekitar Rp1 miliar.

"Kami siap harus membayar mahal apabila saling menguntungkan. Rp1 miliar juga enggak apa-apa kami bayar asalkan Persija juga untung," kata Presiden Persija, Mohamad Prapanca.

Rencananya, Persija menjadikan JIS sebagai kandang pada Liga 1 2022/2023. Tempat tersebut punya fasilitas paling mutakhir dan bisa menampung penonton lebih banyak dibanding Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

SUGBK dapat dihadiri secara langsung 77.193 orang. Sedangkan JIS berkapasitas 82 ribu yang artinya bisa memuat lebih banyak 4.807 penonton.

Selain itu, Prapanca meyakini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengasih harga khusus buat Persija. Mengingat, sejak awal klub asal ibu kota tersebut menjadi prioritas utama memakai JIS.

"Intinya baik dari Persija dan JIS harus saling menguntungkan supaya tidak merusak hubungan antara kami, JIS dan The Jakmania," ucapnya.

Kini Persija sedang menunggu verifikasi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menggunakan JIS sebagai kandang di Liga 1 2022/23. Pasukan Thomas Doll tersebut sudah mengirimkan surat kepada operator kompetisi itu beberapa waktu lalu. "Belum ada jawaban [LIB], mungkin kepotong liburan, tapi nanti kalau sudah ada jawaban, kami informasikan ke teman-teman," ujarnya. (Goal/OL-15)

BERITA TERKAIT