03 May 2022, 05:03 WIB

Demonstrasi Anti-Glazer Warnai Kemenangan MU Atas Brentford


Basuki Eka Purnama |

MANCHESTER United membukukan kemenangan telak 3-0 atas Brentford di laga lanjutan Liga Primer Inggris di Old Trafford, Selasa (3/5), saat para pendukung Setan Merah melancarkan aksi demonstrasi terhadap penilik klub, keluarga Glazer.

Klub besutan pelatih interim Ralf Rangnick itu membukukan kemenangan kedua dari tujuh laga terakhir mereka.

Bruno Fernandes mencetak gol di babak pertama sebelum Cristiano Ronaldo mencetak gol dari titik penalti di babak kedua dan bek Raphael Varane mencetak gol pertamanya untuk Manchester United.

Baca juga: Everton Kalahkan Chelsea, Lampard Sanjung Dukungan Suporter

Meski memenangi laga kandang terakhir mereka pada musim ini, Manchester United masih tertahan di peringkat enam klasemen Liga Primer Inggris saat kompetisi menyisakan dua laga lagi.

Setan Merah tertinggal lima poin dari peringkat empat dan peluang mereka untuk lolos ke Liga Champions pada musim depan nyaris tidak ada.

Laga melawan Brentord itu diwarnai aksi demonstrasi menentang keluarga Glazer. Ini merupakan aksi demonstrasi ketiga secara beruntun di laga kandang Manchester United.

Sebelum kick-off, d luar stadion, sekelompok pendukung Manchester United membentangkan spanduk anti-Glazer, menyalakan bom asap, dan menyanyikan yel-yel kasar mengenai pemilik Setan Merah itu.

Mereka juga meminta para pendukung yang menonton langsung pertandingan di dalam stadion untuk ke luar stadion saat laga menyisakan 17 menit, sesuai dengan jumlah tahun kepemilikan Glazer di klub Liga Primer Inggris itu.

Namun, ajakan itu bak angin lalu dengan hanya segelintir pendukung Manchester United meninggalkan Old Trafford pada waktu yang diminta.

Kursi kosong lebih banyak terlihat saat para pemain Manchester United melakukan lap of honor menandai laga kandang terakhir mereka pada musim ini.

Para pendukung Setan Merah menunjukkan rasa frustasi mereka saat klub pujaan mereka kembali gagal meraih trofi apa pun. Manchester United sudah tidak menjadi juara Liga Primer Inggris sejak 2013 dan terakhir mengangkat trofi, lima tahun lalu. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT