22 April 2022, 07:45 WIB

Dortmund Berambisi Jegal Pesta Gelar Kesepuluh Berturut Bayern


Akmal Fauzi |

BORUSSIA Dortmund berambisi menjegal pesta Bayern Muenchen meraih gelar Bundesliga musim ini saat kedua tim bertemu di laga penentu di Allianz Arena, Sabtu (23/4) malam WIB. 

Die Roten--julukan Bayern-- hanya membutuhkan satu kemenangan lagi dari empat laga tersisa untuk meraih gelar kesepuluh mereka secara berturut-turut.

Bayern, saat ini, berada di puncak klasemen dengan poin 72, unggul 9 poin dari Dortmund, yang ada di posisi kedua. Jika menang di laga bertajuk Der Klassiker itu, poin Bayern tidak akan terkejar di tiga pertandingan sisa.

Baca juga: Kandaskan Arminia, Bayern di Ambang Juara

Pelatih Dortmund Marco Rose tentu tidak ingin melihat Bayern menggelar pesta juaranya akhir pekan ini.

"Kami ingin mencoba mencegah itu. Itu tugasnya, itu tujuannya," kata Rose.

Sayangnya, Dortmund tidak bisa berangkat ke Allianz Arena dengan kekuatan penuh. Die Borussien -julukan Dortmund- tidak akan diperkuat kiper utama Gregor Kobel yang sedang cedera otot dan gelandang Axel Witsel karena sakit.

Dortmund juga sudah kehilangan Mats Hummels, Donyell Malen, Mahmoud Dahoud, Thomas Meunier, Thorgan Hazard, dan Giovanni Reyna yang juga mengalami cedera.

Namun, Rose tetap yakin dengan kemampuan anak asuhnya menahan gempuran Bayern, yang berambisi meraih gelar Bundesliga kesepuluh kali berturut-turut.

Dortmund masih memiliki pemain sayap Raphael Guerreiro, yang telah kembali dari cedera. Mereka berharap secara kolektif meredam serangan Bayern, yang dipelopori oleh antan striker Dortmund Robert Lewandowski, yang telah menorehkan 32 gol di Bundesliga musim ini saja.

“Kami harus bertahan melawan kekuatan serangan mereka dan menciptakan peluang kami sendiri,” kata Rose.

Sementara itu tersingkirnya Bayern dari Liga Champions dari Villarreal di perempat final pekan lalu tetap menjadi hal yang menyakitkan. Kondisi itu bisa terobati jika mereka bisa meraih gelar musim ini.

"Dua minggu terakhir mengaburkan suasana," kata pelatih Bayern Julian Nagelsmann.

Bayern tentunya tidak ingin membuang peluang menyegel gelar lebih awal. Apalagi, Bayern memiliki tren cukup baik untuk mengejar kemenangan kedelapan berturut-turut dengan raihan 30 gol dan hanya kebobolan lima.

Sebagian besar skuat Bayern dipastikan fit dan siap bermain di depan 75.000 penonton di Allianz Arena dan siap berpesta menyambut gelar kesepuluh berturut-turut.

"Saya terbuka untuk segalanya, bahkan mandi bir. Saya pernah membaca bahwa bir cukup baik untuk rambut," kata Nagelsmann. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT