21 April 2022, 08:30 WIB

Arteta Puji Performa Nketiah Kontra Chelsea


Akmal Fauzi |

EDDIE Nketiah membayar kepercayaan Mikel Arteta dengan dua golnya ke gawang Chelsea di Stamford Bridge, Kamis (21/4) dini hari WIB. Kemenangan 4-2 Arsenal atas Chelsea membuat harapan The Gunners untuk finis empat besar Liga Primer Inggris tetap hidup.

Nketiah diberi kesempatan untuk tampil impresif hanya beberapa hari setelah mengungkapkan rasa frustrasinya atas kurangnya menit bermain musim ini. Lulusan akademi The Gunners itu hanya butuh 13 menit untuk mencetak gol yang sekaligus menjadi gol pertamanya untuk Arsenal di musim ini di lga Liga Primer Inggris.

Keunggulan Arsenal hanya bertahan empat menit. Timo Werner sukses mencetak gol lewat tembakan dari luar kotak penalti. Arsenal kembali memimpin berkat gol Emile Smith Rowe pada menit ke-27 setelah menerima assist Martin Odegaard.

Baca juga: Hajar Chelsea, Arsenal Dekati Zona Liga Champions

Lagi-lagi keunggulan Arsenal tidak bertahan lama. Lima menit berselang, Cesar Azpilicueta sukses membobol gawang Aaron Ramsdale untuk membuat skor menjadi imbang 2-2.

Nketiah rupanya menjadi mimpi buruk bagi Chelsea. Pemain 22 tahun itu sukses mencetak gol keduanya pada menit ke-57 untuk membawa Arsenal kembali memimpin 3-2. Alih-alih menyamakan skor, Chelsea justru kembali kebobolan di menit ke-92 lewat gol penalti Bukayo Saka.

"Hari ini bukan tentang saya, itu bagus saya mencetak dua gol, tetapi ini tentang tim yang bangkit kembali," kata Nketiah.

"Saya pikir itu memberi kami kepercayaan diri, kami semua bersatu melalui masa-masa sulit. Kami telah menunjukkan bahwa kami dapat bangkit kembali dari kemunduran," lanjutnya.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta memuji penampilan Nketiah yang diakuinya memang kurang diberi menit bermain.

Kepergian Pierre-Emerick Aubameyang dan penurunan performa Alexandre Lacazette juga tidak memberinya lebih banyak waktu bermain. Beberapa waktu lalu, dia mengungkapkan jika dirinya siap berpisah dengan klub masa kecilnya itu saat kontraknya habis pada Juni mendatang.

“Apa yang dilakukan Eddie adalah apa yang telah dia lakukan selama 10 bulan terakhir dan tidak ada yang menyadarinya. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya tidak adil. Seharusnya aku lebih sering mempermainkannya. Dia pantas mendapatkan apa yang terjadi padanya malam ini," ungkap Arteta.

Tiga kekalahan liga berturut-turut di laga sebelumnya sempat merusak harapan Arsenal untuk mengamankan tempat di Liga Champions musim depan. Tetapi kemenangan ini akan memberikan harapan baru.

The Gunners berada di tempat kelima dengan poin 57 di belakang Tottenham Hotspur yang berada di urutan keempat dengan poin yang sama. Spurs unggul selisih gol dan kedua tim memiliki enam pertandingan tersisa.

"Sudah dua minggu yang sulit tetapi Anda harus bangkit kembali dan menunjukkan semangat. Kami telah dikritik dan memang demikian, dengan ekspektasi yang kami miliki," kata Arteta.

Harapan Arsenal untuk kembali ke Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2017 akan kembali menghadapi ujian saat mereka bertemu Manchester United, yang berada di urutan keenam, Sabtu (23/4) malam WIB.

"Jika Anda ingin berada di sana (Liga Champions), Anda harus memenangkan pertandingan dan sekarang kepercayaan diri dan energi mendapat dorongan besar. Ini menarik bagi kami dan kami tahu tantangannya dan betapa sulitnya itu," ujarnya.

Sementara itu Chelsea tetap di tempat ketiga klasemen, tetapi hanya unggul lima poin dari Arsenal. Kondisi itu tentunya belum membuat The Blues aman untuk di posisi empat besar.

Mereka kini telah kebobolan 11 gol dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi di Stamford Bridge. Soliditas yang diperkenalkan oleh Thomas Tuchel telah hilang.

"Tidak mungkin memenangkan pertandingan jika Anda membuat kesalahan seperti ini. Jumlah kesalahan dalam pertandingan berturut-turut di kandang. Itu harus dihentikan," kata Tuchel. (AFP/BBC/OL-1)

BERITA TERKAIT