14 April 2022, 08:30 WIB

Maroko Sebut Pintu Timnas Masih Terbuka untuk Ziyech


Basuki Eka Purnama |

TIMNAS Maroko masih membuka pintu untuk striker Chelsea Hakim Ziyech meski sempat ada perselisihan dengan pelatih sebelum negara itu akhirnya lolos ke final Piala Dunia 2022. Hal itu dikatakan Federasi Sepak Bola Maroko (FMRF), Rabu (13/4).

"Pintu tim nasional terbuka untuk semua pemain Maroko, terlepas dari perbedaan yang ada di antara mereka," kata Ketua FMRF Fouzi Lekjaa dalam satu pertemuan Dewan Federasi.

Ziyech, Februari lalu, menyatakan dirinya tidak akan bermain lagi untuk timnas negaranya setelah pelatih Vahid Halilhodzic, yang menurunkan pemain berusia 28 tahun saat pertandingan Piala Afrika, mencela dia karena tidak disiplin.

Baca juga: Van Gaal Jalani Tindakan Agresif untuk Obati Kanker Prostatnya

Lekjaa, Rabu (13/4), mengatakan, "Tidak ada yang bisa menghentikan pemain Maroko bermain untuk timnas, apakah itu Ziyech, (bek kanan Noussair) Mazraoui atau siapa pun."

Dia mengatakan akan membahas 'keyakinan pribadi' itu dengan Halilhodzic saat pelatih itu telah kembali dari liburan akhir bulan ini.

Halilhodzic, mantan pemain Nantes dan Paris Saint-Germain, mengatakan Ziyech 'kurang respek' dan bisa 'menghancurkan tim'.

Meskipun sukses membawa timnas Maorko lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar, Halilhodzic mendapat kritik di Maroko karena pilihan strategi bermainnya dan beredar rumor tentang kemungkinan kepergiannya.

Lekjaa, Rabu (13/4), mengatakan pelatih Bosnia-Prancis berusia 69 tahun itu, "Saat ini masih menjadi pelatih tim nasional ... tetapi hanya Tuhan yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan."

Maroko lolos ke Piala Dunia bulan lalu setelah melewati babak play-off melawan Republik Demokratik Kongo.

Di Qatar, Maroko akan menghadapi Kroasia, Belgia dan Kanada pada Grup F. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT