13 April 2022, 14:00 WIB

Ancelotti Senang Real Madrid Sukses Lewati Hadangan Chelsea


Basuki Eka Purnama |

PELATIH Real Madrid Carlo Ancelotti selamat dari pertandingan sangat menegangkan lainnya di Bernabeu ketika timnya menyudahi perlawanan sengit Chelsea untuk memastikan tempat di semifinal Liga Champions meski kalah 2-3 di laga leg kedua perempat final, Rabu (13/4) dini hari WIB.

Kemenangan dengan agregat 5-4 yang mereka capai itu terjadi lima pekan setelah Real bangkit dari ketinggalan dua gol dalam pertandingan melawan Paris Saint-Germain (PSG) untuk mencatat kemenangan heroik 3-1 sehingga menyingkirkan tim tamu dengan agregat 3-2 di babak 16 besar.

"Semakin menderita, semakin bahagia saya," kata Ancelotti dalam konferensi pers, Rabu (13/4).

Baca juga: Modric Sebut Dukungan Supporter Berperan Antar Real Madrid ke Semifinal Liga Champions

"Namun banyak penderitaan dalam laga ini. Kami tertinggal 0-2 (melawan Chelsea) tapi saya yakin kami tidak pantas mengalaminya karena tim bermain bagus sekali. Kami tidak terburu-buru mencetak gol, kami tidak membutuhkan itu, tetapi bagi saya saat mereka mencetak gol kedua, mereka tidak pantas mendapatkannya," lanjutnya.

Ancelotti memuji pemain-pemainnya karena tidak mau menyerah, bahkan setelah tertinggal 0-3 ketika waktu tinggal 15 menit lagi sebelum Rodrygo menyamakan kedudukan menjadi 4-4 secara agregat untuk memaksa perpanjangan waktu dan Karim Benzema membuat gol penentu dari sundulan.

"Kami menang karena kami punya energi untuk memastikan laga ini tetap hidup. Para pemain tampil berani dan menghadapi laga ini bak pejuang," kata Ancelotti.

"Pertandingan memang sulit, kami sudah tahu itu, tetapi ternyata lebih rumit lagi. Setelah gol kedua mereka, tim kami mengalami penurunan psikologis, tetapi keajaiban stadion ini banyak membantu pemain dan tim untuk tak mau menyerah," imbuhnya.

Ancelotti mengaku perlu menenangkan diri dan mengevaluasi tim untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi.

Dia memuji daya juang Chelsea dan menyebut timnya tertekan lebih dari biasanya karena kehilangan bek terbaik Eder Militao, yang diskors, selain karena menderita cedera lutut dalam laga pekan lalu di Stamford Bridge.

"Kami harus bangga kepada apa yang kami lakukan, kami memainkan babak 16 besar yang berat melawan PSG, kini melawan juara bertahan Chelsea di perempat final untuk lolos ke semifinal, jadi saya tidak bisa lebih bahagia lagi," pungkas Ancelotti. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT