08 April 2022, 08:09 WIB

Xavi Akui Barcelona Kesulitan Hadapi Frankfurt


Akmal Fauzi |

PELATIH Barcelona Xavi Hernandez mengakui timnya kesulitan melawan Eintracht Frankfurt di leg pertama perempat final Liga Europa, Jum'at (8/4) dini hari WIB. Blaugrana harus bekerja keras pada leg kedua di Camp Nou pekan depan demi menjaga asa meraih trofi yang menjadi target realistis untuk musim ini.

Meski tak dominan dalam penguasaan bola, tuan rumah justru tampil spartan menggempur Barcelona dengan 16 peluang, lima diantaranya on target.

Sementara Barcelona dengan penguasaan bola hingga 67% justru minim peluang. Blaugrana hanya mampu mencatatkan tiga tembakan ke arah gawang dari tujuh peluang.

Tuan rumah bahkan membuka keunggulan melalui Ansgar Knauff pada menit ke-48. Namun, Ferran Torres menyelamatkan Blaugrana yang tak terkalahkan dalam 22 pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Frankfurt harus bermain dengan 10 orang ketika wasit memberikan kartu merah bagi Tuta di menit 78. Unggul jumlah pemain di 10 menit akhir pertandingan, gagal dimanfaatkan Barcelona untuk meraih kemenangan. Skor 1-1 bertahan hingga selesai.

"Itu adalah pertandingan yang sulit dan sulit. Mereka memiliki peluang bagus dalam transisi. Kami menciptakan lebih sedikit peluang dari biasanya dan saya tidak senang dengan penampilan itu," kata Xavi.

Dari awal Xavi memang sudah memprediksi Frankfurt bukan tim yang bisa dianggap remeh. Apalagi, itu adalah pertemuan perdana kedua tim di laga resmi karena Frankfurt tidak sering tampil di pentas Eropa.

Frankfurt tercatat baru lima kali tampil di Liga Europa sejak 2006. Prestasi terbaik Frankfurt adalah mencapai babak semifinal Liga Europa musim 2018-2019.

"Kami menderita dan saya katakan kami tidak terlalu beruntung dengan melihat lawan ini. Eintracht Frankfurt adalah lawan yang sangat sulit dan kami harus menangani transisi mereka dengan lebih baik," jelas Xavi.

Sementara Ferran Torres mengatakan, Barcelona harus bisa memperbaiki permainan di leg kedua nanti demi membuka peluang untuk meraih gelar di musim ini setelah tersingkir dari Liga Champions.

"Anda selalu mengharapkan perempat final kompetisi UEFA untuk menghasilkan saingan yang tangguh, tetapi kami adalah Barcelona, kami berkewajiban untuk bersaing untuk meraih trofi dan memenangkan Liga Europa adalah tujuan kami," kata Torres.

Sementara bagi Frankfurt, hasil ini membuat mereka mempertahankan rekor tak terkalahkan di Liga Europa saat bermain kandang untuk musim ini. Ini juga menjadi bekal saat bertandang ke markas Barcelona di leg kedua pekan depan.

"Saya sangat senang dengan penampilan kami dan menerima gol yang mereka cetak. Itu adalah satu-satunya peluang nyata yang mereka miliki. Ini membuat saya sangat bangga. Kami sekarang harus meningkatkan permainan nanti di markas Barcelona dan masih memiliki peluang untuk lolos (ke semi final)," kata pelatih Frankfurt, Oliver Glasner.

Di laga lainnya, West Ham hanya mampu bermain imbang dengan Lyon 1-1 pada leg pertama perempat final Liga Europa di Stadion London, London, Jumat (8/4) dini hari WIB.

West Ham harus bermain dengan 10 orang sejak menit akhir babak pertama setelah Aaron Cresswell menerima kartu merah langsung setelah melanggar Moussa Dembele.

West Ham sempat unggul lebih dulu pada menit 52 melalui Jarrod Bowen sebelum akhirnya disamakan oleh Lyon pada menit ke-66 berkat gol Tanguy Ndombele.

"Kami benar-benar tangguh di babak kedua. Kami bermain dengan 10 orang di babak kedua itu adalah pekerjaan yang sulit. Kami terjebak di sana dan hanya memiliki satu atau dua peluang," kata Manajer West Ham, David Moyes.

"Secara keseluruhan, itu lebih merupakan kinerja yang saling mendukung di babak kedua, tetapi kami masih bersemangat. Kami tidak bermain bagus dan kami harus bisa bermain jauh lebih baik minggu depan," lanjutnya. (UEFA/BBC/OL-13)

Baca Juga: Leicester Waspadai Tren Positif PSV di Liga Domestik

BERITA TERKAIT