02 April 2022, 14:00 WIB

Jerman Ingin Hapus Kenangan Buruk di Piala Dunia


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

UNDIAN Piala Dunia 2022 menghasilkan Grup E sebagai grup paling berat dengan dua nama besar Spanyol dan Jerman ada di dalamnya. Die Mannschaft, yang pada edisi terakhir di Rusia, tersungkur di fase grup bertekad menghapus kenangan buruk.

"Tidak dapat dihindari bahwa kami akan mendapatkan lawan yang kuat. Kami memiliki kenangan negatif, tetapi hal seperti itu tidak terjadi akan terjadi pada kami dua kali," kata kapten Jerman Manuel Neuer.

Fase grup itu juga akan menjadi pertemuan kelima antara Jerman dan Spanyol di Piala Dunia. Terakhir mereka bertemu pada edisi 2010 kala La Furia Roja menjadi kampiun. Jerman, kini, merasa percaya diri dengan regenerasi barunya.

"Kami percaya diri, kami akan merasakan turnamen yang bagus," imbuh kiper Bayern Muencen itu.

Baca juga: Southgate Khawatir Persiapan Inggris untuk Piala Dunia Minim

Grup E juga dihuni nama besar di Asia yakni Jepang. Satu tempat lagi menyusul akan diisi antara Kosta Rika atau Selandia Baru yang masih akan memainkan laga playoff.

Bagi Hans-Dieter Flick, Piala Dunia ini akan menjadi turnamen pertamanya memimpin timnas sebagai penerus Joachim Loew. Ini akan menjadi ujian bagi Flick dan regenerasi tim yang menggabungkan pemain muda dengan segelintir pemain veteran jebolan juara edisi 2014 di Brasil.

"Ini grup yang menarik, tapi tidak mudah," ucapnya.

Alih-alih mengkhawatirkan Spanyol, Flick justru lebih mencermati Jepang yang berpotensi memberi kejutan. 

Menurutnya, tim Samurai Biru patut juga diwaspadai mengingat materi pemain bagus yang banyak bermain di Bundesliga.

“Kami berharap banyak dari turnamen ini. Jepang adalah tim dengan banyak pemain di Bundesliga sehingga mereka memiliki banyak kualitas," ucapnya.

Di kubu lain, pelatih Spanyol Luis Enrique juga percaya diri dengan hasil undian meski timnya berada di grup neraka. 

Mantan pelatih Barcelona itu menilai laga melawan Jerman akan sangat ditunggu-tunggu. Duel dengan Jerman ini juga akan menjadi ajang pembuktian regenerasi La Furia Roja.

"Anda dapat melihat dengan jelas bahwa Jerman telah meningkat, mereka sedang melalui periode pembaruan. Tetapi kami adalah Spanyol, peringkat ketujuh di dunia dan kami ingin mengalahkan semua orang di dunia," ucap Enrique. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT