09 March 2022, 19:56 WIB

PSSI : Kehadiran Dua Asisten Wasit Tambahan Diharapkan Beri Rasa Keadilan 


Akmal Fauzi |

KETUA Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan, akan terus meningkatkan kinerja dua asisten wasit tambahan yang digunakan setiap pertandingan Liga 1. Menurutnya, banyak catatan yang perlu dijadikan evaluasi untuk perbaikan jalannya pertandingan. 

PSSI sudah mulai menurunkan asisten wasit tambahan di kompetisi Liga 1 2021/2022. Laga antara Persela Lamongan kontra TIRA-Persikabo di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (9/3) menjadi partai pertama yang menggunakan dua asisten wasit tambahan. 

Masing-masing wasit ditempatkan di sisi kiri gawang kedua tim. Iriawan menjelaskan, dua asisten wasit tambahan itu bertugas untuk melihat kejadian-kejadian di dalam kotak penalti. 

"Mereka memastikan apakah bola masuk ke gawang atau tidak dan melihat adanya pelanggaran yang terjadi di dalam kotak penalti, bukan offside," kata Iriawan. 

Iriawan menjelaskan, dua asisten wasit tambahan ini sangat membantu kerja wasit utama. 

Baca juga : Persikabo Bekap Persela 3-2

Menurut Iriawan, penambahan dua asisten wasit harus melalui beberapa proses dan tidak mudah. Sebelum itu diterapkan PSSI melakukan coaching clinic terlebih dahulu untuk memberikan arahan kepada wasit-wasit yang nantinya akan bertugas. 

"Ternyata tidak semudah yang diperkirakan, harus ada coaching clinic, pelatihan khusus AFC dan FIFA, peralatan juga cukup lama didapatkan, alat getar yang dipegang asisten wasit. Sehingga tadi saya nonton dari awal sampai akhir, Alhamdulillah berjalan lancar, normal, tanpa kendala," kata Iriawan. 

"Dengan adanya asisten, tambahan biaya bengkak, itu risiko. Karena ada coaching clinic, dan lain-lain, itu risiko federasi," jelasnya 

Iriawan berharap, kehadiran dua asisten wasit tambahan bisa membuat pertandingan berjalan adil. Dia juga ingin dua asisten wasit tambahan itu bekerja secara profesional. 

"Mudah-mudahan beri rasa keadilan lebih dibanding kemarin yang banyak polemik. Sekali lagi mohon maaf agak telat, karena tidak semudah itu," kata dia. (OL-7)

BERITA TERKAIT