27 February 2022, 08:15 WIB

Eriksen Kembali Bermain Setelah Absen Delapan Bulan karena Serangan Jantung


Basuki Eka Purnama |

CHRISTIAN Eriksen kembali bermain, delapan bulan setelah mengalami serangan hijau di lapangan sepak bola, saat tampil sebagai pemain cadangan dalam laga Liga Primer Inggris antara Brentford dan Newcastle United, Sabtu (26/2).

Gelandang berusia 30 tahun itu pingsan saat membela Denmark di laga pembuka Piala Eropa 2020 melawan Finlandia, Juni lalu.

Mantan pemain Tottenham Hotspur dan Inter Milan itu mendapatkan sambuan meriah saat masuk lapangan dari para penonton dan pemain kedua tim di babak kedua laga di Brentford Community Stadium.

Baca juga: Kembali Bermain, Eriksen Bawa Brentford Menang di Laga Uji Coba

Eriksen mendapatkan alat pacu jantung yang menyebabkan dirinya tidak bisa melanjutkan karier di Inter Milan karena Serie A tidak mengizinkan pemain yang menggunakan alat pacu jantung.

Hal itu membuat Erksen memutuskan kembali ke Liga Primer Inggris, tempat dia menghabiskan tujuh musim membela Spurs antara 2013 dan 2020.

Brentford berharap Eriksen bisa menyelamatkan mereka dari ancaman degradasi saat mereka bermain di Liga Primer Inggris untuk pertama kali sejak 1947.

Pelatih Thomas Frank memasukkan Eriksen saat the Bees tertinggal 2-0 dan bermain dengan 10 pemain setelah Josh Dasilva diganjar kartu merah di awal laga.

"Jika Anda melupakan hasil pertandingannya, saya sangat bahagia," ujar Eriksen. "Melalui apa yang saya lalui dan bisa kembali bermain adalah hal yang luar biasa."

"Thomas tidak mengatakan banyak hal ketika memasukkan saya. Saya berbicara banyak dengan dia setiap hari. Dia hanya mengatakan selama dan nikmati pertandingan," lanjutnya.

Eriksen mengaku dia merasa sangat berbahagia bisa berada di Brentford.

"Semua ada di sini, keluarga saya, orangtua saya, anak-anak saya, metua saya, dan beberapa dokter yang menolong saya. Mereka juga melali hal yang bahkan lebih berat dibandingkan saya," kata Eriksen.

"Saya rasa semuanya tahu setiap laga sangatlah penting artinya. Saya rasa semuanya fokus untuk bertahan di Liga Primer Inggris. Kami optimistis bisa bertahan," pungkasnya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT