26 February 2022, 10:21 WIB

Kebobolan Gol Kontroversial, AC Milan Berang


 Rifaldi Putra Irianto |

KEMENANGAN gagal diraih AC Milan dalam laga lanjutan liga Italia 2021/2022, saat Udinese berhasil menahan imbang kedudukan menjadi 1-1, pada pertandingan yang berlangsung di Stadion San Siro, Sabtu (26/2) dini hari WIB.

Rossoneri -julukan AC Milan- mulanya memimpin dengan kedudukan 1-0 pada babak pertama lewat gol Rafael Leao.

Dalam aksinya, pemain asal Portugal itu menerima umpan silang dari Sandro Tonali di kotak penalti, untuk kemudian dia menendangnya masuk ke gawan Udinese pada menit ke-29.

Sialnya memasuki babak kedua Udinese berhasil menyamakan kedudukan lewat gol kontroversial berbau handball milik Destiny Udogie pada menit ke-66.

Baca juga: Firmino Absen di Final Piala Liga Lawan Chelsea

Udogie tampak mendorong bola dengan lengannya, namun wasit tetap menganggap itu merupakan gol yang sah, bahkan tanpa melakukan peninjauan ulang melalui VAR. membuat kedudukan imbang 1-1 pun tercipta.

Udinese nyaris berbalik unggul pada menit injury time, namun Bola sepakan on target Gerard Deulofeu dapat ditepis kiper Mike Maignan. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang akhir pertandingan berbunyi.

Meski harus berbagi poin, namun Rossoneri tetap memimpin di puncak klasemen dengan 57 poin berjarak dua poin dari Inter Milan di posisi kedua.

Pelatih AC Milan Stefano Pioli berang usai bermain imbang 1-1 dengan Udinese, dia meyakini bahwa gol Udogie adalah sebuah pelanggaran.

"Tidak diragukan lagi, gol itu adalah handball dan seharusnya dianulir. Ini kesalahan serius dari wasit dan bukan yang pertama kali," ucap Pioli dikutip dari football Italia, Kamis (26/2).

"Pemain Udinese mencetak gol dengan tangannya. Terus terang tidak mungkin VAR tidak melihatnya, jadi ini adalah kesalahan serius yang terbukti menentukan hasil akhir," tegasnya.

"Memang benar kami tidak menampilkan performa yang luar biasa, tetapi gol itu seharusnya dianulir. Kami hanya bisa berusaha lebih baik dengan apa yang bisa kami kendalikan, tetapi ketika Anda mengatakan para pemain saya terlihat mudah marah dan tegang, itu karena mereka melihat situasi yang tidak bagus," jelasnya.

Kemarahan juga diluapkan Legenda sekaligus Direktur AC Milan Paolo Maldini, dia menyatakan akan menyampaikan pesan kepada pihak terkait terhadap kejadian ini dan berharap kejadian serupa tak terjadi lagi.

"Setelah semuanya, VAR harusnya menghapus keraguan yang ada. Ini bukan cara yang tepat untuk menggunakannya dan itu bukan pertama kalinya," ucap Maldini.

"Saya akan menyampaikan pesan ini kepada semua pihak yang perlu mengetahuinya. Milan berada di puncak klasemen dan tidak selalu dipimpin oleh wasit pemula di San Siro. Tidak mudah memimpin laga di San Siro dan sayangnya wasit bikin banyak kesalahan," jelasnya. (Rif/Football-Italia/OL-09)

BERITA TERKAIT