24 January 2022, 12:22 WIB

Tuchel Sebut Kemenangan Atas Spurs Dongkrak Mental Pemain Chelsea


Akmal Fauzi | Sepak Bola

MANAJER Chelsea Thomas Tuchel menyebut kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris, Senin (24/1) dini hari WIB, sangat penting untuk menambah kepercayaan diri pemain.

Sebelum tampil di laga itu, The Blues berada dalam tren negatif usai menelan satu kekalahan dan satu hasil imbang di dua laga terakhir. 

Setelah dikalahkan Manchester City, 0-1, akhir pekan lalu, the Blues kemudian ditahan imbang Brighton and Hove Albion, 1-1, tengah pekan lalu.

Baca juga: Chelsea Hadiahi Conte Kekalahan Pertama Sebagai Pelatih Spurs

Dalam laga yang digelar di Stadion Stamford Bridge itu, Hakim Ziyech dan Thiago Silva menjadi pencetak gol yang membawa Chelsea kembali ke jalur kemenangan. Keberhasilan memetik kemenangan di laga ini mendongkrak kepercayaan diri para penggawa the Blues.

"Kami bekerja begitu keras di laga ini. Kami tidak pernah kehilangan keyakinan dan terus berusaha mencetak gol. Dengan upaya yang kami berikan, kami rasanya layak mendapatkan kemenangan di laga ini,'' kata Tuchel.

"Kemenangan ini sangat penting untuk moral pemain. Kemenangan ini mengubah segalanya, mood, dan kepercayaan diri para pemain. Sekarang, kami bisa sedikit bernapas,'' lanjut Tuchel.

Chelsea yang berada di posisi ketiga kini mengoleksi 47 poin dan menjaga asa kecil untuk mengejar jarak dari pemuncak klasemen Manchester City yang kini terpaut sepuluh poin.

Setelah melakoni masa istirahat, kurang lebih selama dua pekan, Chelsea dijadwalkan kembali merumput pada awal bulan depan, tepatnya Sabtu (5/2) mendatang. The Blues akan menghadapi Plymouth Arygle di putaran keempat Piala FA.

Manajer Spurs Antonio Conte mengakui, ada jarak dan perbedaan kualitas yang besar antara Spurs dengan klub-klub papan atas di Inggris.

"Saya bangga dengan upaya para pemain. Kami telah melakukan segalanya. Namun, upaya ini ternyata tidak cukup, terutama saat menghadapi tim-tim besar. Saat ini, masih ada perbedaan besar antara kami dengan tim-tim papan atas,'' ujar Conte.

Menurutnya, untuk memangkas jarak kualitas dengan tim-tim papan atas tersebut, The Lilywhites harus berbenah. Conte kemungkinan akan memanfaatkan bursa transfer pertengahan musim ini mendatangkan pemain anyar untuk membantu perubahan.

''Bursa transfer pertengahan musim bisa menjadi kesempatan untuk memperbaiki situasi. Namun, jarak kualitas itu tidak bisa dipangkas hanya dalam waktu satu atau dua tahun. Butuh waktu lama untuk bisa membangun tim yang kompetitif, atau setidaknya tidak menelan kekalahan beruntun dari tim yang sama dalam rentang waktu 10 hari,'' ujarnya.

Saat ini, Spurs masih memiliki peluang untuk bisa finis di empat besar Liga Primer Inggris. Mereka berada di peringkat tujuh dengan meraih 36 poin, memiliki koleksi poin yang sama dengan Arsenal, yang duduk di peringkat keenam.

Spurs hanya terpaut dua poin dari penghuni peringkat keempat, Manchester United. The Lilywhites sedikit diuntungkan dengan masih mengantongi sisa dua laga dibanding Man United.

''Setidaknya kami masih berada dalam posisi yang cukup bagus di papan klasemen. Namun, kami masih memiliki waktu empat bulan mendatang untuk mendapatkan hasil terbaik,'' ujarnya.

Sementara itu, di balik kemenangan Chelsea itu, ada insiden yang menimpa pemainnya, Antonio Rudiger. Pemain Chelsea itu dilaporkan terkena benda yang dilemparkan penggemar Tottenham selama pertandingan.

Pertandingan sempat dihentikan sementara lantaran Rudiger harus mengumpulkan dan mengeluarkan benda yang dilemparkan penonton kepadanya ke dalam lapangan. Dua penonton yang diduga melakukan pelemparan telah diamankan polisi.

Insiden ini membuat Pelatih Chelsea Thomas Tuchel meminta para suporter untuk menunjukkan rasa hormat kepada para pemain. Ia menuduh penggemar Tottenham membuat gerakan rasis pada pemainnya.

Meskipun tindakan rasial yang terjadi di Liga Premier diusut oleh pihak kepolisian, tetapi para penggemar seolah tidak jera dan hal tersebut terjadi kembali pada 2021-2022.

Pada pertandingan yang dihadapi Everton saat melawan Aston Villa beberapa hari lalu, penggemar tim asuhan Rafael Benitez kedapatan melemparkan botol dan mengenai Matty Cash dan Lucas Digne.

"Saya mengirim pesan kepada penggemar. Kami senang mereka dekat dengan lapangan, kami menyukai atmosfer yang brilian dan bahwa mereka tidak berada di balik pagar atau jaring Dari sana semua orang perlu menunjukkan rasa hormat," kata Thomas Tuchel. (BBC/Skysports/AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT