24 January 2022, 11:31 WIB

Hukuman Lima Tahun Ancam Pendukung Meksiko yang Nyanyikan Lagu Homofobia


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

PENDUKUNG sepak bola di Meksiko terancam hukuman larangan masuk stadion selama lima tahun berdasarkan aturan baru yang berusaha mengatasi nyanyian antigay yang kerap terdengar di berbagai venue di negara itu.

Dalam pernyataan yang dikutip pada Senin (24/1), Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) menegaskan toleransi nol terhadap bahasa ofensif atau melecehkan di stadion sepak bola.

Meksiko telah berulang kali diskors di laga internasional karena pendukung mereka menyanyikan lagu homofobia ke arah penjaga gawang lawan.

Baca juga: Sidang Kasus Ryan Giggs Ditunda Hingga Agustus

Tahun lalu, FIFA menjatuhkan denda dan memerintahkan Meksiko menggelar dua laga kandang tanpa penonton karena lagu homofobia di laga kontra Rep Dominika dan Amerika Serikat (AS).

Lagu itu menggunakan kata 'puto' yang berarti gigolo namun dalam bahasa Meksiko berarti 'homo', dan kerap digunakan untuk mengejek maskulinitas seseorang.

Pendukung timnas Meksiko secara rutin menggunakan kata itu saat penjaga gawang lawan akan mengambil tendangan gawang. FIFA telah mendenda Meksiko sebanyak 15 kali sejak 2015 terkait hal itu.

Berdasarkan aturan baru, yang disebut Presiden FMF Yon de Luisa merupakan upaya menghapuskan lagu itu dari stadion, keamanan di stadion akan ditingkatkan dengan petugas dilatih untuk mengidentifikasi dan mengusir pendukung yang menyanyikan lagu itu.

Siapa pun yang tertangkap menyanyikan lagu itu akan dilarang hadir di stadion di Meksiko selama lima tahun. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT