20 January 2022, 22:37 WIB

Australia Waspadai Serangan Balik Indonesia


Akmal Fauzi | Sepak Bola

PELATIH tim nasional putri Australia Tony Gustavsson tidak akan meremehkan Indonesia di laga perdana penyisihan Grup B, Jumat (21/1) sore WIB di Stadion Mumbai, India.

Ia terkesan dengan perkembangan sepak bola putri di Tanah Air. Australia adalah kekuatan besar di turnamen ini dengan empat kali mencapai final dari lima edisi terakhir. Sementara Indonesia lolos ke babak penyisihan grup untuk pertama kalinya sejak 1989. 

Meski di atas kertas Australia lebih diunggulkan, Gustavsson menyatakan pihaknya tidak akan menganggap enteng tim berjuluk Garuda Pertiwi itu. 


“Saya merasa sangat terkesan dan senang dengan perkembangan anak-anak di Indonesia dan mengucapkan selamat kepada mereka yang berhasil menembus turnamen ini," kata Tony, Kamis (20/1).

Ia meminta anak asuhnya terus bekerja keras untuk mengantisipasi kejutan yang bisa saja diberikan Garuda Pertiwi. Ia juga sudah merancang strategi untuk meraih hasil yang baik. "Salah satu hal bagaimana kami dapat menghentikan serangan balik mereka. Jika kami kehilangan bola di area yang bahaya dan mereka dapat menyerang dengan teknik dan kecepatan," jelasnya.

“Hal lain yang kami perlu perhatikan adalah kami menghadapi Tim Indonesia yang sangat termotivasi. Mereka akan bermain mewakili negaranya dengan kebanggaan. Jadi mereka akan bermain dengan sangat kerja keras," jelasnya.

Australia datang ke Mumbai dengan kualitas dan pengalaman sejumlah pemain yang merumput di Eropa. Salah satunya yang banyak dibicarakan adalah penyerang Chelsea, Sam Kerr.

“Itu membuat saya sangat senang sebagai pelatih. Kami tahu dari pengalaman, baik dalam permainan pria maupun wanita, bahwa ketersediaan pemain adalah salah satu faktor kesuksesan nomor satu dalam sebuah turnamen," jelasnya. (AFC/OL-8)

BERITA TERKAIT